Mendes PDTT Segera Beri Penghargaan Polisi Desa, Terinspirasi Hoegeng Awards 2025

Wartainspirasi.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Yandri Susanto berencana memberikan penghargaan khusus kepada para polisi yang bertugas di desa.

Inisiatif ini muncul setelah Mendes Yandri terinspirasi oleh gelaran Hoegeng Awards 2025 yang sukses mengapresiasi personel Polri berprestasi dari berbagai daerah.

Mendes Yandri mengungkapkan bahwa banyak polisi di desa yang menunjukkan dedikasi dan integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Menurutnya, kinerja mereka patut mendapatkan pengakuan dan apresiasi yang lebih luas.

“Dan tadi saya pamit juga sama Pak Kapolri, karena Menteri Desa juga mau ngasih penghargaan kepada polisi-polisi yang punya integritas di desa-desa, banyak sekali,” ujar Mendes Yandri usai menghadiri acara Hoegeng Awards 2025 di Jakarta.

Penghargaan dari Kementerian Desa ini diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi personel Polri untuk terus berkontribusi secara maksimal di wilayah pedesaan.

Mendes Yandri memuji pelaksanaan Hoegeng Awards 2025, menyebutnya sebagai acara yang “sangat bagus, sangat menginspirasi, layak dicontoh sama institusi lain.”

Hoegeng Awards sendiri merupakan program penghargaan prestisius yang digagas atas kolaborasi antara detikcom dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Pada tahun 2025 ini, lima polisi terpilih berhasil menerima penghargaan dalam lima kategori berbeda.

Proses seleksi penerima penghargaan sangat ketat, menyaring ribuan nama yang masuk melalui penilaian Dewan Pakar Hoegeng Awards 2025.

Kesuksesan Hoegeng Awards 2025 juga tak lepas dari dukungan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti BRI, Telkom Indonesia, BNI, Mandiri, dan PLN.

Dukungan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong kemajuan institusi kepolisian yang humanis dan profesional di Indonesia.

Dengan memberikan penghargaan ini, Kementerian Desa ingin secara langsung mengapresiasi dedikasi luar biasa para polisi yang menjadi ujung tombak pelayanan keamanan dan sosial di tengah keterbatasan fasilitas di desa-desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *