MAGETAN, http://wartainspirasi.com
Bertepatan dengan Momentum perayaan Hari Pers Indonesia (HPN) Tahun 2022, Media Online Indonesia (MOI) Kabupaten Magetan selenggarakan Temu Kangen Insan Pers. Bertempat di Angkringan Soni Bara, Desa Sumberdodol, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Sabtu (12/02/22).
Kegiatan yang dinahkodai oleh MOI ini turut dihadiri oleh Bupati Magetan Dr. Drs. H Suprawoto SH, M.Si, Kepala Bakesbangpol Magetan Drs. Chanif Tri Widodo M.Si, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Magetan Cahaya Wijaya, serta seluruh tamu undangan yang hadir.
Di era persaingan digital yang ketat seperti ini, Peranan Insan Pers harus dituntut untuk cerdas dan inspiratif untuk mendukung Magetan Bangkit, Magetan Tumbuh. Insan pers harus menyampaikan secara utuh sebuah peristiwa dalam pemberitaan. Tidak perlu takut menyampaikan sebuah permalasahan yang terjadi di masyarakat, yang penting disampaikan secara lengkap.
Di samping itu, Prinsip kesetaraan dalam bekerja sama diperlukan di antara Pers dan Pemerintah, karena kedua pihak tersebut saling membutuhkan. Pihak Pemerintah membutuhkan Peran Pers sebagai wadah untuk mensosialisasikan apa yang telah dikerjakan kepada masyarakat. Begitu juga sebaliknya Pihak Pers sendiri membutuhkan Pemerintah sebagai sumber berita.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Magetan Suprawoto dalam sambutannya menyampaikan, “Sebuah pemberitaan yang disajikan secara utuh adalah sebuah cara menyambungkan sebuah komunikasi yang terputus. Pemberitaan bisa menjadi sebuah fakta yang mungkin tidak terlihat oleh orang lain baik selaku masyarakat maupun pemangku pengambil keputusan,” ujar Bupati Magetan.
Sebagai informasi, MOI yang merupakan wadah bagi rekan-rekan jurnalis di Magetan yang bergerak di media online. Ini merupakan acara pertama MOI Magetan dalam rangka memperngati HPN tahun 2022. Meski dibilang baru, MOI juga ternyata sudah mempunyai karya berupa buku catatan sejarah perjuangan veteran Magetan.
Terlebih, MOI nantinya juga akan menyiapkan Buku terkait inovasi berjudul “Para Magetan” yang mana itu merupakan sebutan untuk orang-orang kreatif dan inovatif di Kabupaten Magetan.
Di penghujung kegiatan tersebut, juga diakhiri dengan penyerahan Buku “Sejarah Perjuangan Veteran Magetan” kepada Bupati Magetan serta penyerahan Bibit pohon Durian Saman yang mana Durian Saman merupakan Durian Endemik Khas Kabupaten Magetan dari Mas Soni Bara untuk setiap tamu undangan yang tujuannya untuk pengembangan bibit endemik Kabupaten Magetan. (DM)







