Nelayan Desa Pondok Kelapa Mengeluh Pembelian BBM Bersubsidi Dijatah

Bengkulu Tengah — Ditengah kenaikan BBM Bersubsidi, sejumlah Nelayan di Desa Pondok Kelapa Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah mengeluh untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite. Keadaan ini memperparah nelayan yang hendak melaut mencari nafkah.

Kondisi ini semakin sulit diungkapkan oleh Juni salah satu warga Desa Pondok Kelapa, dengan adanya peraturan ini semakin menambah kesulitan masyarakat, apalagi sepeti kami menggantungkan hidup dari ketek tersebut,” tegasnya.

Pembelian BBM jenis Pertalite harus mengambil Surat Pengantar dari Kepala Desa setempat dengan memberi tanda nomor disetiap jerigen masing nelayan, dijatah membeli BBM Jenis Pertalite hanya 10 liter perhari untuk masing-masing nelayan.

Alamsyah, Kepala Desa Pondok Kelapa saat dikonfirmasi media ini membenarkan jika pihak SPBU melayani nelayan Desa Pondok Kelapa tetap dilayani dijatah 10 liter/hari. Hal ini tidak menjadi masalah yang penting para nelayan dapat jatah pembelian BBM jenis pertalite.

Ditambahkan parah nelayan harus dipikir yang kaitan dengan BBM mengingatkan ekonomi masyarat yang membutuhkan bahan bakar. Selama tidak dibatasi dari pihak SPBU tapi mengingat kondisi saat ini harus kita maklumi. harap bersabar dengan harapan pembelian BBM di SPU pondok kelapa kedepan kembali seperti semula,” ungkap Kades. (Ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *