Kaur – Pentingnya kehidupan yang memadai program Pemerintah melalui anggaran Dana Desa sudah ditentukan dengan bermacam-macam program, mulai dari BLT DD, Ketahanan pangan dan lain-lain, bertujuan agar masyarakat di Desa dapat menikmati kesetaraan hidup dalam perekonomiannya.
Salah satu kebijakan yang sangat diapresiasi yaitu kebijakan Pemerintah Desa Pelajaran 2 melalui hasil musyawarah bersama di Desa, maka untuk memberikan perhatian khusus kepada salah satu warga yang ada di Desa Pelajaran 2 Kecamatan Tanjung Kemuning.
Maka telah disepakati untuk di sisihkan anggaran dari 32 persen dana desa sebanyak 3 persen untuk pembangunan rumah tidak layak huni (RUTILAHU) di salah satu rumah warga.
Kepala Desa Pelajaran 2, Rosmala Dewi. SE saat dikonfirmasi oleh media membenarkan bahwa telah disepakati oleh Pemerintah Desa melalui musyawarah bersama.
Untuk menyisihkan anggaran 3 persen dari pagu 32 persen untuk pembangunan rumah milik warganya yang tidak mampu yaitu Nenek Karsia (70) yang rumah nya sangat memperihatinkan ,maka dari itu dari dana 3 persen yang kisaran Rp. 15 juta akan dibangunkan seutuhnya untuk rumah nenek tersebut,” ujar Kades Pelajaran 2, Minggu (7/8/22).
” Saya selaku Pemerintah Desa berinisiatif untuk mengusulkan agar rumah nenek Karsia yang tidak layak huni itu akan di bantu pembangunannya dan akhirnya ide yang saya sampaikan sangat direspon baik oleh seluruh masyarakat Desa Pelajaran 2.
Adapun kata Kades, dana yang diberikan untuk pembangunan rumah nenek tersebut akan dibelanjakan langsung berupa material dan untuk pekerjaannya masyarkat akan bergotong -royong,” jelas Kades.
Sementara data didapat bahwa rumah nenek tersebut akan dibangun dengan luas 35 meter yaitu lebar 5 meter dan panjang 7 meter dan tanggapan dari pemilik rumah.
Beliau sangat berterimakasih kepada Pemerintah Desa dan masyarakat atas kepedulian tanpa ada bantuan dari Pemerintah sangat sulit rumah nenek ini akan dibangun,” ucap Nenek. (Marjhon)







