Pembagian BLT Dana Desa di Desa Suka Raja Menuai Protes Warga 

Wartainspirasi.com, Kaur l Di waktu bulan Ramadhan 1443 H dan mejelang Idul Fitri 1443 H banyak dinantikan oleh kaum umat Islam bahkan non muslim agar kebutuhan rumah tangga bisa setabil apalagi untuk saat ini masih suasana vandemi covid- 19 . Banyak usaha merosot dan Pengangguran karena di putus hubungan kerja. Maka dari itu pemerintahan berbagai macam cara melakukan upaya-upaya agar masyarkat dapat bangkit dari keterpurukan ekonomi , salah satu nya bantuan tunai dana desa Yang di alokasi kan dari dana desa sebanyak 40 persen.

Program BLT DD tahun ini sudah tertuang sebagaiman dikutip pada Perpres Nomor 104 Tahun 2021, pada pasal 5 ayat (4) penggunaan Dana Desa Tahun 2022 diatur penggunaannya sebagai berikut , program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa paling sedikit 40% (empat puluh persen) program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% (dua puluh persen) dukungan pendanaan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) paling sedikit 8% (delapan persen), dari alokasi Dana Desa setiap desa dan Program sektor prioritas lainnya.

Dan Dari total 100% (seratur persen) Dana Desa yang diterima tiap desa, Pemerintah Desa hanya bisa mengalokasikan 32% (tiga puluh dua persen) dari Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan program sektor prioritas lainnya. Dengan demikian Pemerintah Desa mau tidak mau harus kembali me- Refokusing perencanaan penganggaran dan melaksanakan Musyawarah Desa untuk memangkas program prioritas yang sebelumnya telah disepakati dan tertuang dalam RKP Desa.

pantauan media di desa suka Raja kecamatan tetap hari ini di kantor desa ada salah satu warga protes terkait daftar penerima BLT DD , sebab menurut warga itu ada salah Penerima KPM di desa ini Doble menerima bantuan , ada bantuan Dari dinsos dan BLT DD , ia katakan kenapa ada warga kok bisa dapat dua bagian ,apakah pendataan waktu itu tidak tahu bahwa penerima BLT DD ini ada dapat bantuan lain ,ia ingat kan agar pemdes kalau bisa jangan sampai ada warga menerima bantuan ke dua-dua nya,” imbuh warga tersebut .

Namun pada waktu berbeda kepala desa Suka Raja Hendri saat di komfirmasi oleh media terkait protes warga tersebut , ia katakan bahwa dia tidak tau kalah ada warga di desa nya ada menerima bantuan lain, dari dinsos , setahu saya salah satu warga yang menerima bantuan tersebut terdaftar di desa tetangga yakni desa Binjai kecamatan tetap ,namun setelah pindah ke suka raja akhir nya warga tersebut di data oleh tim relawan desa masuk ke penerima BLT DD , namun demikian kita akan musyararahkan lagi dengan tim relawan desa , supaya tidak ada lagi persoalan di masyarakat terkait data penenerima BLT DD ini ,” terang kades. (Marjhon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *