Pemkab Kaur dan DPR RI Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Timbang di Maje

Wartainspirasi.com — Langkah awal penguatan sistem pengawasan transportasi darat di wilayah pesisir selatan Bengkulu resmi dimulai.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur bersama Anggota DPR RI melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan jembatan timbang di Desa Sukamenanti, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur.

Kegiatan peninjauan ini dihadiri oleh Anggota DPR RI Hj. Erna Sari Dewi, S.E., Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bengkulu Dinda, SE., Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaur Sasmadi, Camat Maje, Kepala Desa Sukamenanti, serta perwakilan instansi terkait.

Kehadiran lintas unsur mulai dari pemerintah pusat hingga desa ini menegaskan keseriusan bersama dalam mewujudkan fasilitas vital tersebut.

Dalam kesempatan itu, Hj. Erna Sari Dewi menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI terhadap deretan program pembangunan di daerah.

“Saya melakukan tugas saya sebagai pengawas DPR RI. Kami meninjau lokasi yang akan dibangun jembatan timbang di Desa Sukamenanti. Pembangunan ini sangat strategis karena Kabupaten Kaur sangat membutuhkan jembatan timbang untuk meminimalisir kecelakaan serta kerusakan infrastruktur jalan. Saya sangat mendukung, karena ini bagian dari ekosistem keselamatan transportasi darat,” ujar Erna.

Keberadaan jembatan timbang di jalur lintas ini memang dinilai sudah sangat mendesak. Kehadirannya diproyeksikan dapat mengontrol dan menertibkan kendaraan angkutan barang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kaur.

Dengan begitu, kendaraan dengan muatan berlebih (Over Dimension Over Load) yang berpotensi merusak konstruksi jalan serta membahayakan pengguna jalan lain dapat dicegah sejak awal.

Kabar baik turut disampaikan oleh Kepala BPTD Bengkulu, Dinda.

Setelah melalui proses pengajuan yang panjang serta koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat, pembangunan jembatan timbang tersebut dipastikan mulai direalisasikan pada tahun 2027.

“Setelah lama dinantikan, pembangunan jembatan timbang di Kabupaten Kaur akhirnya menemui titik terang. Pemerintah memastikan proyek strategis ini akan direalisasikan pada tahun 2027,” ungkap Dinda.

Menurut Dinda, Kabupaten Kaur sudah sangat layak memiliki fasilitas pengawasan ini, didukung oleh kesiapan sarana prasarana serta meningkatnya kebutuhan penertiban lalu lintas angkutan.

“Dengan adanya jembatan timbang nantinya, kita bisa lebih mudah melakukan pengawasan angkutan barang, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mengantisipasi pelanggaran terkait muatan dan ketentuan lainnya,” tambahnya.

Melalui pembangunan jembatan timbang di Desa Sukamenanti ini, Pemkab Kaur berharap dapat mewujudkan sistem transportasi darat yang lebih tertib, aman, dan berkelanjutan.

Selain menjaga daya tahan infrastruktur jalan daerah dari kerusakan dini, fasilitas ini juga diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *