Bengkulu Tengah – Pemerintah Desa Kertapati Mudik Kecamatan Pagar Jati Kabupaten Bengkulu Tengah merencanakan untuk mengembangkan peternakan Sapi. Karena dianggap memiliki potensi yang lebih menjanjikan, karena memiliki lahan rumput dengan sumberdaya alam yang mendukung ternak tersebut. Program ketahanan pangan nantinya bisa mendorong terhadap perkembangan yang pesat, juga harus dipertahankan dan dilestarikan agar dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Kades Kertapati Mudik, Baihaqi berharap nantinya dari ternak bisa diambil keuntungan dari pengembangan pengemukan sapi. Bukan tanpa alasan, pengadaan Sapi tersebut merupakan langkah Pemerintah Desa Kertapati Mudik dalam menanggulangi ketahanan pangan pasca Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, di tahun ini sebanyak 20 persen Dana Desa (DD) diwajibkan untuk progam ketahanan pangan dan hewani.
Tepatnya pada hari Sabtu (30/7/2022) telah dilaksanakan rapat pra pelaksanaan sekaligus titik nol kegiatan ketahanan pangan Desa Kertapati Mudik berupa penggemukan Sapi di Kantor Desa. Ia berharap dengan turunnya dana dari pemerintah untuk ketahanan pangan nantinya bisa dirasakan oleh warga sekitar dengan baik, jangan sampai disalah gunakan.
“Anggaran itu bukan hanya untuk hewan saja, tapi ada juga untuk pakannya seperti kosentrat juga pemeliharaan kesehatannya, program ketahanan pangan tersebut dapat membantu perekonomian warga sekitar, jangan hanya sampai ini saja, tapi harus berkelanjutan,” harapnya. (red)













