Penyaluran Makanan Bergizi Mandek, Yayasan Meriani Manap Betuah Didesak Beri Kepastian

Wartainspirasi.com – Penyaluran program Makanan Bergizi Gizi (MBG) oleh Yayasan Meriani Manap Betuah yang berlokasi di Jalan Jalur Dua, Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, terpaksa tertunda.

Penundaan ini telah berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Senin, 4 Mei 2026.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, dapur MBG Yayasan Meriani Manap Betuah tampak sepi.

Kondisi ini jauh berbeda dari hari-hari biasa yang biasanya dipenuhi kesibukan dalam mempersiapkan pelayanan makanan bergizi untuk wilayah Kecamatan Pondok Kelapa.

​Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Evan Fahoni, membenarkan bahwa tidak ada kegiatan pelayanan MBG dalam dua hari terakhir.

Ia menjelaskan bahwa penundaan operasi ini disebabkan oleh beberapa faktor internal.

​”Tertundanya operasi sejak 4 Mei lalu dikarenakan adanya tahap rehabilitasi dapur, pengurusan izin, serta evaluasi struktur pengurus dapur MBG,” ungkap Evan.

​Evan juga mengimbau 22 sekolah dan 1 posyandu yang terdampak untuk bersabar.

Pihaknya memastikan bahwa operasional akan kembali berjalan dalam waktu dekat.

​Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya higienitas dan sterilisasi.

Menurutnya, dapur adalah sentral utama dalam mengolah makanan bergizi.

​”Pihak yayasan dalam pengawasan harus mempertimbangkan baik persiapan maupun pengurus, rehabilitas dapur harus diadakan. MBG merupakan kepentingan siswa dan siswi, di segi makanan harus steril melalui tim medis, dan dapur serta lingkungan harus bersih,” tutup Evan.

​Secara terpisah, Kepala SMKN 2 Bengkulu Tengah, Pauzi Harianto, M.Pd., turut membenarkan bahwa sekolahnya belum menerima layanan MBG sejak 4 Mei 2026.

Ia mendapatkan informasi dari yayasan bahwa dapur masih dalam tahap rehabilitasi.

​Pauzi meminta pihak yayasan dapat segera merealisasikan penyaluran MBG di sekolahnya.

Sebanyak 489 siswa-siswi sangat mengharapkan program ini untuk meringankan kebutuhan sehari-hari.

Terlebih lagi, banyak murid SMKN 2 Bengkulu Tengah yang berasal dari daerah cukup jauh dan sangat menantikan kehadiran MBG setiap harinya.

​Ia berharap pihak yayasan dapat memberikan kepastian yang jelas dan tidak menunda terlalu lama.

​”Diharapkan pihak yayasan dapat memberi kepastian tidak terlalu lama. Ya. Ini sudah dua hari belum menerima, kalau terlalu lama tolong pindahkan ke yayasan yang lain,” tegas Pauzi pada Selasa, 5 Mei 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *