Wartainspirasi.com — Kisah pilu kembali viral di Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur. Puluhan warga Desa Sinar Mulya terpaksa bergotong-royong memikul jenazah salah seorang warga untuk dimakamkan, lantaran akses jalan menuju permukiman mereka tidak dapat dilalui kendaraan.
Video prosesi warga menggotong jenazah di poros Desa Sinar Mulya itu menyebar luas di media sosial dan menuai keprihatinan publik.
Kondisi jalan yang rusak parah dan berlumpur menjadi penyebab utama warga kesulitan, bahkan untuk mengantarkan warganya ke tempat peristirahatan terakhir.
Menurut warga, jalan di Desa Sinar Mulya sudah puluhan tahun tidak pernah dibangun secara tuntas.
Janji demi janji politik dari para kandidat yang berjanji akan membangun jalan tersebut agar warga dapat menikmati jalan aspal, hingga kini belum terealisasi.
Salah satu warga Sinar Mulya, Mardi, berharap kejadian memilukan ini tidak terulang kembali. Ia meminta pemerintah dan instansi terkait lebih serius memikirkan nasib warga yang selama ini berada di wilayah yang belum tersentuh aspal.
“Jangan sampai warga kami terus merasakan susahnya jalan seperti ini,” ujarnya lirih.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Kaur mengaku turut prihatin. Ia menjelaskan bahwa upaya pemerintah saat ini terkendala keterbatasan anggaran.
Namun tahun ini, Desa Sinar Mulya telah mendapatkan sedikit alokasi dana untuk perbaikan jalan.
Pemda Kaur juga terus berupaya mengajukan program Inpres Jalan Daerah agar pembangunan jalan di Sinar Mulya bisa terealisasi secara maksimal tahun depan.







