WARTAINSPIRASI.COM, KAUR — Di Desa Linau Kecamatan Maje Kabupaten Kaur telah berdiri beberapa tambak udang yang salah satunya tambak udang PT. Dua Putra Perkasa Pratama (PT DPP) dimana tambak PT DPP ini baru beberapa tahun berdiri di Desa Linau, juga baru mulai beroperasi kembali sekitar satu tahun berjalan. Namun tanggung jawab sosial untuk perusahaan PT DPP melalui CSR adalah merupakan salah satu bagian dari strategi bisnis perusahaan dalam jangka panjang.
Tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan seperti terhadap masalah-masalah yang berdampak pada lingkungan seperti polusi, limbah, keamanan produk dan tenaga kerja. CSR tidak hanya terbatas pada konsep pemberian bantuan dana kepada lingkungan sosial, namun juga bagaimana perusahaan memperlakukan karyawannya dengan tidak diskriminatif, menjaga hubungan baik dengan pemasok.
“Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan komitmen usaha kita untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk peningkatan ekonomi bersamaan dengan peningkatan kualitas hidup dari karyawan dan keluarganya, komuniti lokal dan masyarakat secara lebih luas,” kata Dr. Sapto Mugiyanto, S.Pi, M.Si
Manager Operasional di PT DPP saat di konfirmasi media pada hari Rabu (17/02/2021).
Lebih lanjut MO, Sapto menjelaskan definisi CSR sebagai kewajiban dari suatu perusahaan, PT DPP untuk bertindak dalam cara-cara yang sesuai dengan kepentingan perusahaan dan kepentingan masyarakat secara luas. The International Organization of Employers (IOE) mendefinisikan CSR sebagai “initiatives by companies voluntarily integrating social and environmental concerns in their business operations and in their interaction with their stakeholders”. Corporate Social Responsibility atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) serta merupakan suatu komitmen perusahaan untuk membangun kualitas kehidupan yang lebih baik bersama dengan para pihak yang terkait, utamanya masyarakat disekeliling lingkungan sosial perusahaan kita lakukan dengan kegitan usaha secara Berkelanjutan .khususnya Desa Linau ,Desa Muara Jaya dan Desa Wayhawang umumnya di Kabupaten Kaur.
Disebutkan juga bahwa dalam pelaksanaan CSR dari PT DPP, telah membangunan masjid di Desa Muara Jaya, pembangunan Masjid Desa Wayhawang dan di tahun ini akan di bangun juga Masjid di Desa Dataran Linau yang kesemuanya berada di Kecamatan Maje Kabupaten Kaur.
Untuk kegiatan lain perusahan telah menyalurkan bantuan sembako mengingat pada saat ini kita di landa vandemi covid-19 , serta perusahaan juga telah membantu membangun Gedung Paud di Linau dan pemberian hewan korban pada saat hari besar idul Adha,” tambah Sapto.
“Untuk rekrutmen karyawan 80% perusahaan kita ambil dari tenaga lokal atau Kabupaten Kaur dan kita sampaikan juga kepada masyarakat Kabupaten Kaur khususnya ,bila mana nantinya pengoperasian tambak PT DPP ini sudah normal ,PT DPP memberikan kesempatan kepada masyarakat kaur yang memiliki kemampuan dan keterampilan silahkan yang berminat untuk masukan lamarannya ke PT DPP,” Jelas Manager Oprasional ,Sapto .
Sementara Tanggapan dari masyarakat dan tokoh agama ,iman masjdi Nurul Iman Desa Wayhawang Muhamd Ali Azhar kepada media saat di jumpai di kediamannya .
Tidak bisa mengucapkan berapa besar ucapan terimakasih, atas sumbangan PT DPP terhadap masyarakat Desa Wayhawng khususnya, atas bantuan pembangunan tempat ibadah Masjid “NURUL IMAN ” di Desa Wayhawang ini ,mulai dari Titik nol sampai ke fasilitas lain nya , bahkan pembayaran tagihan listrik pun pihak PT DPP yang bertanggung jawab.
“Intinya Tidak lah bisa kami balas dan sebut kan ,berapa Besar ucapan kami untuk berterima kasih atas bantuan perusahan itu.Tampa ada bantuan dari pihak PT DPP ,kurasa kami dari masyarakat Desa Wayhawang kurasa sangat sulit untuk membangun masjid semegah itu,” ucap imam masjid.
Begitu juga tanggapan dari tokoh masyarakat Wayhawang Tahmsil, dengan ada nya bangunan masjid megah ini , warga sangat nayaman dan senang berbondong- bondong sholat berjamaah ke masjid saat ini, kalau dulu nya agak kurang rami ,karena bangunannya sudah tua dan sudah bocor juga ,pokok nya hanya Allah lah yang bisa membalas atas kemurahan pihak perusahaan ini,” tutupnya. (Marjhon)











