KAUR, WARTAINSPIRASI.COM — Di Aula Kantor Bappeda diadakan rapat koordinasi kepada seluruh Tim satgas Covid-19 dan Ketua FKKD Sekecamatan yang ada di Kabupaten Kaur Kamis (23/07/21), dalam rapat koordinasi ini di hadiri langsung oleh sekda H .Nanadar Munadi, Ketua satgas Dari BPBD Ujang Syafri, Intelkom Polres Kaur Iptu Thomson Sembring SH. Kepala Dinas Kesehatan Kaur Azwar S.Sos, Kepala Dinas PMD Kaur Asdyarman S.Sos serta Kabid PMD dan Kasi dan seluruh FKKD Sekecamatan Kabupaten Kaur.
Agenda Rakor ini bertujuan agar di setiap desa harus melaksanakan penanganan serta pengendalian agar virus Corona ini tidak dapat berkembang , untuk itu harapan dari Rakor ini supaya posko-posko dan relawan covid-19 di aktif kan kembali serta di anggarkan kembali melalui dana desa. Dimana Dana Desa tahun 2021 ini sudah di pangkas 8 persen untuk penanganan covif-19, akan tetapi di sisa anggaran dana desa tahun 2021 ini agar dapat di alokasikan lagi dana nya ke penanganan covid-19 tergantung dengan kebutuhan yang di butuhkan oleh desa itu sendiri .
Sekda kaur H.Nandar munandi .dalam sambutannya ,sehubungan situasi vandemi di kabupaten kaur ini kian meningkat , maka di harapkan relawan dan stagas covid-19 wajib untuk di aktifkan kembali , untuk itu angaran yang akan di ambil yakni dari anggaran dana desa itu sendiri ,tergantung kebutuhan oprasionsl yang di harapkan oleh pihak satgas covid-19 di desa masing-masing . Dengan di aktifkan nya posko-posko relawan dan satgas covid-19 setidaknya ada bahan laporan yang dapat di sampaikan ke satgas covid-19 Kabupaten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur adapun anggaran yang akan di butuhkan mulai dari Alat Rapid test hingga kebutuhan lainnya ,” ujar Sekda.
Sementara dari pihak perwakilan dari FKKD yang di sampaikan oleh Ketua GOLD kabupaten kaur .bahwa terkait akan adanya kembali refocosing untuk covid-19 ,tentu menjadi pekerjaan baru oleh masing-masing desa , mulai merepisi Rpjmdes hingga mengadakan musdes di desa ,sebab dari anggaran yang sudah di rencanakan di Desa tersebut akan berubah perencanaannya ,bisa saja Item kegitan yang sudah di rencanakan akan di hapus ,sebab dana yang akan di butuhkan di penanganan covid-19 tersebut belum bisa di pastikan nilai dan jumlah nya , dengan demikian semoga wacana refocosing di dana desa tahun ini dapat mencakup kebutuhan satgas covid-19 di desa ,” cetus Gusmadi. (Marjhon)







