Sadis, Paman Kandung Diduga Cabuli Ponakan Masih Belia

Belawan – Pada Rabu, 13 Juli 2022 14.30 wib, Polres Pelabuhan Belawan telah melaksanakan kegiatan konferensi pers pengungkapan kasus Tindak Pidana Pencabulan terhadap anak bertempat di Aula Wirasatya Polres Pelabuhan Belawan

Korban masih berumur4 tahun merupakan keponakan kandung dari tersangka.
Sedangkan orangtua korban sehari harinya pekerjaan Buruh Bangunan.

Kronologis kejadian yaitu
Pada hari Selasa(12 Juli 2022) pihak Polsek Hamparan Perak menghubungi unit PPA polres pelabuhan Belawan bahwa ada kasus persetubuhan terhadap anak dan korban anak sedang opname dipuskesmas Hamparan Perak.

Kanit PPA didampingi anggota PPA dan Kanit Reskrim Hamparan Perak beserta anggota Polsek langsung bergerak cepat , mendatangi korban dan keluarga korban di Puskesmas serta melihat kondisi anak.

Kemudian Melakukan interogasi terhadap para saksi dan keluarga korban dan diketahui pelaku berdasarkan keterangan korban.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Kamis dini hari( 7 Juli 2022) pukul 03.30 wib saat Korban dan ayah nya tidur dirumah kakak kandung ibu korban bersama dengan kedua pelaku sementara ibu kandung korban sedang pergi bersama pacarnya bernama ilham.

kemudian keesokan harinya korban demam dan pada saat buang air kecil merintih kesakitan kemudian kakak korban Lia melihat kondisi kemaluan korban dan langsung menjerit melihat bahwa banyak keluar darah dari kemaluan korban, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada ayahnya dan ayahnya menghubungi Kepling dan membawa korban ke Puskesmas.

Pada saat pemeriksaan terhadap korban ditemukan bekas sulut rokok selanjutnya karena kondisi korban yang menghawatirkan korban dirjuk ke RSU Amri Tambunan Lubuk Pakam.

Kemudian team Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim Hamparan perak langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku dan mengamankan kedua pelaku untuk selanjutnya dibawa kembali polres pelabuhan Belawan, dimana Pelaku terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur dibagian kaki karena melawan dan mencoba melarikan diri saat ditangkap.

Wasinton sipahutar