Seringnya Pemadaman Listrik Ketua PW GNPK-RI Sumsel Pastikan Besok Senin Ikut RDP DPRD Lahat

Wartainspirasi.com — Keluhan masyarakat terkait seringnya Pemadaman Listrik tanpa sebab, membuat masyarakat Kabupaten Lahat geram. Pasalnya, selain alat elektronik warga mengalami kerusakan juga tarif pembayaran kian melonjak setiap bulan.

Pemadaman yang acap kali dilakukan oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon II Lembayung Lahat tanpa sebab tersebut, membuat masyarakat Kabupaten Lahat mengeluh dan menjerit.

Semua itu, diduga akibat, kenakalan oknum-oknum pihak ketiga yang sengaja memadamkan Listrik agar saat warga membayar tarif Listrik setiap bulan melonjak lebih tinggi.

Keluhan acap kali pemadaman itu, juga dirasakan oleh Ketua PW GNPK – RI Sumsel, sehingga, Aprizal Muslim SAg melayangkan surat ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, melalui Komisi II DPRD Lahat.

“Benar, besok Senin (19/10/2026), kalau tidak ada ara melintang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lahat bakal gelar “Rapat Dengar Pendapat (RDP),” ungkap Ketua PW GNPK – RI Sumsel, Aprizal Muslim, pada Minggu (18/10/2026).

Diakui Aprizal Muslim, selain kerap mendengar keluhan warga yang sering padam tanpa sebab, juga jeritan masyarakat banyak alat elektronik mereka mengalami kerusakan. Mirisnya lagi, saat membayar tagihan listrik melonjak cukup signifikan.

“Pemadaman tersebut, dilakukan tidak menentu, dan sering kali pemadaman listrik itu, diwaktu yang sangat lama. Mulai pagi, sore, serta malam hari. Dan, pemadaman yang dilakukan oleh PLN ini tidak ada pemberitahuan sama sekali. Sehingga, membuat masyarakat repot akibat diduga ulah-ulah oknum yang nakal,” urainya.

Kalau untuk keluhan, dikatakan Aprizal Muslim, tidak bisa dipungkiri masyarakat khususnya yang tinggal di kecamatan baik, warga Indikat Ilir kecamatan Gumay Talang, Gumay Ulu, Pagun, Kota Agung, Mulak Ulu, Merapi Area, Kikim Area, dan Kota Lahat.

“Kami perhatikan, sejak Perusahaan Listrik Negara (PLN) ini dipihak ketingakan, membuat seringnya Pemadaman Listrik tanpa sebab, serta tidak ada pemberitahuan lagi. Sehingga, mengakibatkan, konsumen saat membayaran tagihan Listrik melonjak naik setiap bulan,” tegasnya.

“Bukan hanya tarif Listrik naik setiap bulan saja, alat elektronik kami juga rusak seperti TV, Kipas Angin, dan lain-lainnya,” imbuh Siska (39) salah satu warga Indikat Ilir kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat.

Dalam surat yang disampaikan oleh Ketua PW GNPK – RI Sumsel ke-DPRD Kabupaten Lahat yang isinya mengeluhkan sehubungan dengan meningkatnya keluhan masyarakat Kabupaten Lahat yang kerapnya pemadaman listrik yang berdurasi lama, dan berkaitan dengan terhentinya Operasional PLTU Banjar Sari akibat kekurangan Pasokan Batubara, maka bersama ini di DPRD Lahat mengundang bapak/ibu untuk hadir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan dilaksanakan oleh Pimpinan DPRD Lahat bersama Komisi II DPRD Lahat.

“Acara Rapat Dengar Pendapat tersebut, akan dilaksanakan pada besok Senin tanggal 19 Oktober 2026, diruang Rapat Gabungan DPRD Lahat sejak pukul 09.00 WIB, sampai dengan selesai. Dengan agenda, kekurangan pasokan batubara PLTU Banjar Sari dan dampak Pemadaman Listrik di Kabupaten Lahat, ditanda tangani oleh Ketua DPRD Lahat, Fitrizal Homizi ST, M,Si, MM,” tutup Aprizal Muslim.

Dalam RDP dengan Komisi II DPRD Lahat besok Senin, Aprizal Muslim pastikan akan hadir Enam orang perwakilan diantaranya, H.Nasrun Aswari SE, MM, H. Ichsan SE, Aristoteles SA.g, H. Ali Asmi SE, dan, Ismet Tahir SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *