Laporan Marjhon
Wartainspirasi.com, Kaur – Ketika awak media melakukan peliputan ditempat rawan perlu diberikan tanda khusus, mengingat Media merupakan ujung tombak yang memilki resiko tinggi pada kegiatan peliputan dilapangan, sehingga sering terjadi pihak insan pers terkena imbas pada saat peliputan dilapangan, maka dengan diberikannya rompi khusus Media, maka Media itu muncul dengan kode tersendirinya sehingga awak media tersebut tidak menjadi korban salah sasaran dari pihak manapun .
Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono, meminta pendapat terkait dengan diberikan rompi khusus peliputan kepada media dilapangan yang mungkin memiliki resiko tinggi, agar kenyamanan dan keamanan media dalam peliputan merasa aman dan terlindungi. Pada kesempatan itu ,media yang hadir sangat sepakat dan berterimakasih kepada pihak Polri khususnya jajaran Polres Kaur yang ingin memberikan atribut rompi khusus peliputan kepada media di Kaur ini, karena atribut rompi itu bagian kode tertentu, bilamana meliput di kegiatan yang beresiko tinggi di lapangan.
Perwakilan dari PWI Kaur yang disampakan Dewan Penasehat PWI Kaur, Nasution menyampaikan,” Kami segenap PWI Kabupaten Kaur mengucapkan ribuan terimakasin atas kepedulian pihak Aparat Kepolisian Kaur yang telah memberikan atribut berupa rompi untuk dipakai pada peliputan dilapangan dengan adanya atribut rompi yang kami miliki tentu bagi kami awak media dapat mengetahui sesama dilapangan begitu juga sebaliknya bilamana peliputan yang kami lakukan memiliki resiko yang tinggi,” ujar Nasution pada hari Selasa (24/11/2020).
Sementara Kapolres Kaur mengatakan,” dengan diberikan rompi pers ini supaya rekanan Media dapat diketahui pada saat peliputan sehingga nanti dilapangan dapat terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kapolres Kaur AKBP Dwi Setyono SIK. MH.







