BENTENG, WARTAINSPIRASI.COM
Puluhan warga Desa Sukarami, Taba Penanjung, Bengkulu Tengah mendatangi Kantor Desa Sukarami, Kamis siang (29/4/2021) sekitar pukul 11.03 Wib. Kedatangan masyarakat disambut baik Perangkat Desa Sukarami yang ngantor saat itu.
Maksud tujuan kedatangan masyarakat Desa Sukarami mempertanyakan BLT Dana Desa, meminta dicairkan sebelum Lebaran. Sebelumnya salah satu warga Desa Sukarami Hamzah dan Liswandi, juga sudah mendatangi Ketua BPD Desa Sukarami, Rabu malam (28/4/2021).
Zailani warga Desa Sukarami menyampaikan, “saya masyarakat awam tidak ngerti aturan, kami meminta agar BLT Dana Desa segera dicairkan sebelum lebaran mengingat kondisi saat yang lagi sulit efek dari pandemi Covid-19. Tapi kebutuhan menyambut lebaran berbeda dari hari biasanya,” tegas Zailani.
Tampak hadir juga Bhabinkamtibmas dari Polsek Taba Penanjung, Ketua BPD beserta 4 orang anggotanya 2 orang tidak hadir, juga tamapak Kadun 1 dan 3, Kadun 2 tidak hadir tidak diketahui alasan ketidak hadirannya, Ketua BPD dan Anggotanya. Salah satu masyarakat memanggil BPD dengan cara mendatangi rumahnya masing-masing tapi belum satu pun yang tampak hadir di Kantor Desa Sukarami.
Setelah BPD hadir di Kantor Desa Sukarami, dialog pun segera dimulai. Dalam pertemuan diadakan dialog sempat terjadi komunikasi agak alot tapi tidak terjadi keributan, Ketua BPD Desa Sukarami Eka menerangkan terkait proses pencairan BLT Dana Desa Sukarami.
“Beri kami waktu mempelajari APBDes 2020 dan APBDes Perubahan 2020 juga Laporan realisasi 2020, hingga hari Senin kami menandatangani APBDes untuk 2021,” jelas Ketua BPD Sukarami.
Kadun 1 Desa Sukarami Supardi menyampaikan, “kiranya masyarakat dapat bersabar menahan diri sementara proses berkas APBDes disepakati, sama-sama berdoa semoga proses berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat,” ungkap Supardi Kadun 1.
Dialog berakhir dengan kondusif dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan dan membubarkan diri masing-masing, dalam dialog tersebut tampak tidak hadir Kepala Desa Sukarami hingga acara selesai masyarakat membubarkan diri secara tertib. (red)







