Kaur, wartainspirasi.com — Kisruh persoalan lahan perkebunan di Kabupaten Kaur tidak kunjung selesai, mulai dari pencaplokan lahan hingga ke persoalan plasma.
Perwakilan dari masyarakat pihak 5 Desa bersama Kepala Desa mendampingi warganya ke DPRD, yakni Desa Muara Dua Kecamatan Nasal, Desa Sinar Banten Kecamatan Nasal, Desa Ulak Pandan Kecamatan Nasal, Desa Tri Jaya Kecamatan Nasal, Desa Air Pahlawan Kecamatan Nasal dan Desa Sinar Mulya Kecamatan Maje. Rabu (2/3/22).
Kedatangan rombongan masyarakat ini di kawal ketat oleh pihak keamanan dan setibanya di DPRD di sambut oleh DPRD Komisi II dan di pimpin oleh Z Muslih. Serta hadir juga dari Dinas Pertanian dan dari Polres Kaur di wakili Intelkam serta perwakilan bawahan PT. CBS .
Dalam rapat dengar pendapat ini antara masyarakat dengan PT. CBS ini membahas terkait Hak Guna Usaha (HGU) yang di flouting ke dalam area PT CBS, hal ini di rasa oleh warga belum sama sekali menyerahkan atau menjual ke pihak manapun termasuk ke PT. CBS.
Dalam dengar pendapat ini sedikit memanas pasalnya pihak warga kecewa dengan pihak perwakilan PT. CBS yang di hadirkan ke dalam ruangan rapat sehingga persoalan ini semakin panjang dan warga akan bertindak untuk memportal jalan bila tuntutan dari warga tidak di kabulkan.
Pimpinan rapat Z Muslih mendukung penuh atas perjuangan warga sampai ke manapun agar hak warga yang menjadi masalah dengan pihak PT. CBS segera tuntas.
” Saya atas nama Komisi II, Z Muslih akan mendukung penuh perjuangan warga dan saya selalu siap di belakang kalian untuk menyelesaikan masalah ini sebab persoalan ini sudah lama harusnya selesai namun sampai saat ini belum juga tuntas maka dari itu masalah ini harus tuntas agar tidak ada lagi persoalan warga dengan PT. CBS,” ungkapnya.
Sementara dari pihak Polres Kaur, AKBP Dwi Agung Setyono SIK melalui Intelkam Polres Kaur Iptu Tomson Sembiring SH. Agar persoalan ini fokus pada persoalan warga untuk penyelesaian HGU dan tidak ada hal lain, bilamana tidak dapat di simpulkan hari ini sebaiknya warga tetap mencari solusi yang baik, andaikan warga akan memportal jalan di PT. CBS sebaiknya tidak di lakukan secara anarkis,” imbuh Intelkam.
Sampai rapat dengar pendapat ini selesai dan warga pulang dengan tertib dan lancar. (Marjhon)







