WARTAINSPIRASI.COM — Baru-baru ini masyarakat khususnya Kabupaten Kaur umumnya dijagat Maya dihebohkan dengan beredarnya salah satu VCS yang diperankan oleh oknum Kades Desa SM di Kabupaten Kaur yang dianggap telah mencoreng nama baik Daerah Kabupaten Kaur .
Menjadi polemik dikalangan msyarakat di Desa oknum Kades pemeran VCS saat ini pihak BPD setempat melaksanakan musyawarah bersama tokoh masyarakat tokoh agama dan masyarakat Desa SM.
Dengan uapaya langkah-langkah untuk menyikapi kejadian yang sedang dialami diDesa. Beberpa hari yang lalu Pihak BPD telah melakukan koordinasi dengan Inspektorat Daerah (IPDA), BPD yang mewakili warga desanya menginginkan agar oknum Kades tersebut mundur atau diberhentikan dari jabatan Kades di Desa SM.
Namun diketahui oknum Kades (SN) menolak untuk mengundurkan diri dengan alasan beliau adalah korban sesuai pengakuannya baru-baru ini bahwa oknum Kades tersebut mengaku terhipnotis sehingga berat baginya untuk mengundurkan diri.
Menanggapi hal tersebut Kepala Bagian Hukum Pemerintah Daerah Kaur, Dasril Imran SH., saat dikonfirmasi oleh awak media diruang kerjanya menjelaskan bahwa kasus VCS oknum Kades tersebut sudah tercium olehnya.
Bahwa VCS oknum Kades telah merusak citra dan nama baik daerah namun secara resmi laporan atau komunikasi dari warga bersangkutan belum sampai kemejanya, dikatakan oleh Kabag Hukum, pihaknya masih menunggu LHP dari Inspektorat.
“Sampai saat ini kami belum menerima LHP dari pihak Inspektorat untuk ditindak lanjut terkait VCS ini oknum Kades tersebut kami belum dapat berkomentar banyak karena hal ini perlu dikaji dulu, jika memang terbukti maka kita akan melakukan tindakan tegas terhadap yang bersangkutan,” sampai Kabag Hukum
Sementara salah satu BPD Desa SM kepada media mengatakan, pihaknya masih menunggu tindakan dari masyarakat jika tetap menghendaki Kadesnya mundur maka kita tetap mendukung niat masyarakat, namun langkah apa yang diambil pihak yang berwenanglah yang memutuskannya ,” sampainya, Kamis (9/2/23). (Mj)







