Aksi Forum Entertaiment Lebong, Tuntut di Bolehkan Hiburan Resepsi Pernikahan

WARTAINSPIRASI.COM, LEBONG — Menanggapi surat edaran dari Gubernur Bengkulu, menuai aksi protes dari perkumpulan forum entertaiment Kabupaten Lebong, dengan mendatangi langsung Kantor Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebong pada hari Senin (22/02/2021). Dengan maksud untuk menyampaikan aspirasi serta solusi, menuntut agar diperbolehkan kembali resepsi pernikahan disertai dengan hiburan.

Kedatangan forum entertaiment itu disambut baik oleh para Perwakilan DPRD Lebong diantaranya Wakil Ketua II Popi Ansa, Ketua Komisi I Wilyan Bachtiar, Ketua Komisi II Ahmad Lutfi , dan Ketua Komisi III Rama Candra, kemudian mereka mengajak melakukan hearing diruang rapat Sekretariat DPRD.

Para pelaku usaha yang menguasai di bidang entertaiment menyampaikan aspirasi mereka kepada DPRD yang di hadiri juga PLh Bupati Mustarani, pihak Polres Lebong yang diwakili oleh Kasat Intel dan Kasat Reskrim, agar diperbolehkan kembali penggunaan hiburan organ tunggal dalam pelaksanaan hajatan pada resepsi di Daerah Lebong.

Sisko salah satu perwakilan forum entertainment ketika ditemui awak media Wartainspirasi.com mengatakan, “ngapo hiburan organ tunggal di Daerah kito idak diperbolehkan, sedangkan di daerah lain boleh,” ungkapnya

Kemudian Sisko juga menyatakan bahwa, “kami keberatan dan merasa dirugikan nian, kalau kebijakan dan peraturan Pemerintah Kabupaten Lebong tidak mempertimbangkan nasib usaha kami sedangkan kami punya keluarga dan punya beban hidup untuk menyambung hidup,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut sisko juga menyampaikan, “kami mohon Pemerintah Kabupaten Lebong mempertimbangkan dengan bijak dan memikirkan nasib kami yang punya usaha hiburan ini,” tegasnya.

Aksi itu mendapatkan pengawalan ketat dari pihak aparat Kepolisian Resort Kabupaten Lebong, karena sempat menuai keributan dan kericuhan, mereka mengancam akan menginap di gedung DPRD jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, kemuadian berkat koordinasi baik dari DPRD hal itu tidak terjadi, kemudian pembubaran juga menuai aksi yang menggelar musik di sepanjang jalan. /Mira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *