Wartainspirasi.com – Kebutuhan akan air bersih sebagai urat nadi kehidupan global akhirnya mendapat respons konkret dari pihak terkait.
Menyikapi aspirasi masyarakat serta usulan pihak desa yang telah lama dinanti, PDAM Bengkulu Tengah mengambil langkah tegas untuk mempercepat rencana pemasangan pipa saluran air bersih di Desa Pondok Kelapa, Kecamatan Pondok Kelapa.
Direktur PDAM Bengkulu Tengah, Movizar Apriandi, ST., M.Ling, membenarkan rencana besar tersebut. Ia menjelaskan bahwa usulan yang diajukan telah menembus angka 2.000 titik koordinat secara keseluruhan.
“Dari usulan tersebut, setidaknya 1.600 sambungan akan disalurkan khusus di Desa Pondok Kelapa. Kami optimis pada tahun 2027 pemasangan pipa sudah mulai berjalan.
Hari ini kami turun langsung melakukan survei lokasi dan mengunjungi warga,” ujar Movizar, Senin (11/5/2026).
Movizar juga menambahkan bahwa saat ini cakupan pemasangan pipa di Bengkulu Tengah baru mencapai sekitar 27%. Oleh karena itu, desa-desa yang telah mengajukan usulan akan diperhatikan secara bertahap sesuai agenda strategis perusahaan ke depan.
Kepala Desa Pondok Kelapa, Alamsyah, menyambut baik langkah PDAM yang mulai menentukan titik koordinat pemasangan pipa di wilayahnya. Menurutnya, kepastian ini adalah “titik terang” yang sudah bertahun-tahun diharapkan warga.
Catatan Kebutuhan Desa Pondok Kelapa, waktu pengusulan sejak tahun 2022 jumlah kebutuhan 1.493 Kepala Keluarga (KK) kesulitan air bersih yang sangat terasa, terutama saat musim kemarau.
“Alhamdulillah, setelah menunggu sejak 2022, sekarang ada kejelasan. Warga kami sangat membutuhkan aliran air bersih ini karena selama ini kesulitan, apalagi kalau sudah masuk musim panas,” ungkap Kades Alamsyah.
Hingga berita ini diturunkan, tim teknis dan petugas survei dari PDAM Bengkulu Tengah terus bergerak menuju tiga dusun untuk memastikan titik koordinat lokasi pemasangan. Proses survei ini didampingi langsung oleh perangkat desa setempat guna memastikan data di lapangan akurat.
Dengan adanya target di tahun 2027, masyarakat Pondok Kelapa kini tinggal selangkah lagi menuju kemandirian akses air bersih yang layak dan sehat.













