Audiensi Dugaan Pungli SMAN 1 Barat, Ketua Komisi A : Intinya Hanya Miss Komunikasi

Wartainspirasi.com, Magetan — Setelah sebelumnya Komisi A DPRD Magetan melakukan sidak di SMAN 1 Barat dan diduga ditemukan adanya praktek pungli, Kali ini DPRD Magetan terima audensi dengan Perwakilan Komite SMAN tersebut.

Perlu diketahui, Polemik dugaan adanya pungli di SMAN 1 Barat yang terjadi beberapa waktu lalu sempat menjadi point minus bagi pendidikan di Kabupaten Magetan, Selasa (16/01/24) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menerima beberapa pihak terkait dalam audensi tersebut.

Berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Magetan, dipimipin langsung Wakil Ketua DPRD Magetan H. Suwarno didampingi Ketua Komisi A Sumanto, serta dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Magetan, Kepala Sekolah SMAN 1 Barat Sudjianto didampingi Ketua Komite SMAN 1 Barat, Perwakilan Wali Murid, dan juga Perwakilan Polres Magetan.

Dijelaskan Marwan, salah satu perwakilan wali murid mengaku keberatan atas Surat Edaran dari SMAN 1 Barat yang berisi permohonan sumbangan Komite dengan besaran yang telah ditentukan.

“isi dari Surat edaran tersebut nantinya dialokasikan untuk pembiayaan pembangunan pavingisasi lapangan, peningkatan mutu pembelajaran, operasional komite sekolah, pembangunan tempat parkir sekolah, dari nilai besaran yang tertera tersebut kami merasa keberatan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pihak Sekolah dan Komite SMAN 1 Barat juga menyebutkan bahwa sudah ada musyawarah kesepakatan antara perwakilan wali murid dan pihak sekolah, disamping itu, ada pengecualian kepada wali murid yang tidak mampu dengan syarat tertentu.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi A DPRD Magetan Sumanto menjelaskan, hasil dari audensi intinya miss komunikasi antara Pengadu dan dari Wakil Ketua, dimana nomor handphone yang di tulis salah angka, dan dari pihak komite juga sangat mengakui kesalahan berkaitan administrasi.

“Intinya miss komunikasi saja, pengadu mau ketemu pihak sekolah mau tanya yang sebenarnya info di lapangan benar tidaknya, akan tetapi dari wakil ketua komunikasi via whatsapp ke pengadu tidak terkirim ternyata nomer yang di catat salah,” kata Sumanto, saat dikonfirmasi Via Whatsapp pada Rabu, (17/01/24).

Lanjutnta, “Ya intinya kemarin audensi, dan sebenarnya SMA itu bukan ranahnya Komisi A, tetapi karena ada yang pengen Audensi jadi Komisi A hanya menjembatani biar sama-sama selesai,” imbuhnya. (Mas)