Enam Kali Ganti Tukang, Proyek Renovasi SMKN Tumpaan tak Kunjung Selesai dan Pengerjaanya Asal-asalan

Tumpaan, http://wartainspirasi.com

Proyek rehabiltisi dan ruang kelas, atap serta perabotan di SMK N 1 Tumpaan tak kunjung selesai dan pengerjaannya terkedan asal-asalan diduga tidak sesuai RAB.

Tampak murid SMKN 1 Tumpaan sedang belajar di emperan kelas. /foto. Onal

Sejumlah proyek yang memakan biaya kurang lebih 1 milyar ini dipertanyakan warga (orang tua murid) karena sudah mengganggu proses belajar mengajar.

Salah satu orang tua murid (tidak mau namanya di tulis) mengatakan bahwa dengan belum selesainya proyek tersebut jelas sangat mengganggu kegiatan belajar anak kami, apalagi saat ini siswa tidak belajar di dalam kelas melainkan di emperan, yang sewaktu-waktu terkena rembesan air hujan,” ucapnya.

Selain proyek penutupan atap sekolah yang belum selesai ada pekerjaan lain seperti pemasangan tegel/marmer yang baru sementara di mulai padahal proyeknya sudah sejak bulan Juli 2021.

Untuk mengelabui publik papan informasi pekerjaan sudah di sembunyikan tidak terpasang hanya ada satu papan informasi yang terpasang dari kurang lebih 4 proyek yang ada di SMK N 1 Tumpaan dengan dumber dana APBD Provinsi.

Pihak kontraktor saat ditemui di lokasi tidak ada begitu pula dengan pengawas pekerjaan hanya ada 2 orang tukang ke 6 yang bari melaksanakan pemasangan tegel/keramik.

Kepala Sekolah SMKN 1 Tumpaan Dra. Marien Lintong M.Pd, Rabu (16/2). Kepada awak media mengatakan bahwa kondisi pekerjaan tersebut tetap kami laporkan ke atasan (Dinas Pendidikan Provinsi) kami juga berharap pekerjaan ini cepat selesai karena jelas sama bahwa ada sejumlah fasilitas di pakai oleh kontraktornya seperti listrik dan air dan itu dibebankan kepada kami,” ucapnya. //Onal Mamoto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *