Fadil Bocah SD yang Hanyut Ditemukan Warga Desa Kebur

Wartainspirasi.com — Pencarian Muhammad Akhtar Fadil Asri Bocah kelas 3 SD warga desa Ulak Pandan, kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, yang dikabarkan hanyut dan tenggelam pada Jum’at (7/4/2023) diperkirakan sekitar jam 16.00 – 17.00 WIB, telah berhasil ditemukan.

Untuk jenazah korban ditemukan oleh warga desa Kebur kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, pada Sabtu (8/4/2023) sekita pukul 10.15 WIB, saat melakukan penebangan pisang miliknya dipinggir Sungai. Kemudian, melaporkan penemuan tersebut, ke Satgas TRC – PB BPBD Kabupaten Lahat.

“Benar, bocah SD bernama Muhammad Akhtar Fadil Asri Bocah kelas 3 SD warga desa Ulak Pandan, yang diduga hanyut tenggelam saat mandi di Sungai Lematang didesa Negeri Agung kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, pada Jum’at (7/4/2023) sekitar jam 16.00 – 17.00 WIB,” ungkap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Ir.H.Ali Afandi MM, melalui Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Lahat, Ananta ST, MT, Sabtu (8/4/2023).

Dijelaskannya, untuk kronologis kejadian pada Jum’at tanggal 7 April 2023 sekira jam 16.00 – 17.00 WIB sore korban bersama Fadil dan Argan dan temannya bertiga sedang mandi di Sungai Lematang didesa Negeri Agung kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat.

“Tiba-tiba kedua temannya hanyut, lalu, temannya bernama Badai langsung pulang dan melaporkan kewarga bahwa temannya Fadil tenggelam di Sungai Lematang. Kemudian warga melakukan pencarian dan melaporkan langsung ke pihak BPBD untuk meminta bantuan melakukan pencarian,” ujarnya.

Karena, sambung Anantak, peristiwa hanyut dan tenggelamnya dua bocah yang masih duduk dibangku SD ini pada hari Jum’at (7/4/2023), dan dilakukan pencarian Satgas TRC – PB BPBD, Kapolsek Merapi dan anggota, Koramil Merapi berikut anggota, serta Camat Merapi Barat, dan dibantu warga sekitar.

Pencarian di hari Jum’at tersebut, dikatakan Ananta, tim berhasil menemukan Argan bocah kelas 4 SD warga desa Ulak Pandan, korban ditemukan pas Azan Maghrib kurang lebih ratusan meter dari lokasi hanyutnya korban.

“Nah, sedang satunya lagi Muhammad Akhtar Fadil Asri Bocah kelas 3 SD, belum ditemukan. Dikarenakan hari telah gelap terpaksa pencarian ditunda dan dilanjutkan pada esok harinya Sabtu tanggal 8 April 2023,” tambahnya.

Keesokan harinya, ditegaskan Anantak, pencarian berlanjut sekira jam 07.30 WIB tim Satgas TRC – PB BPBD, Kapolsek dan anggota, Koramil serta anggota melakukan penyisiran. Kemudian pada Sabtu (8/4/2023) sekira jam 10.15 WIB, tim mendapatkan info bahwa korban bernama Muhammad Akhtar Fadil Asri tersebut telah ditemukan warga.

“Saat itu warga desa Kebur kecamatan Merapi yang melihat Jenazah korban ketika sedang menebang pisang dipinggir Sungai. Lalu, warga tersebut, melaporkan penemuan itu kepada Tim, selanjutnya, kita menuju lokasi dan melakukan Evakuasi terhadap korban Bocah SD ini dalam keadaan meninggal dunia (MD), sekira jam 11.00 WIB, pencarian kita hentikan,” pungkas mantan Kabid Pengairan PUBM.

Berita sebelumnya, Lagi. Sungai Lematang menelan korban jiwa dan kali ini dua (2) Bocah Sekolah Dasar (SD), satu berhasil ditemukan, dan satunya lagi masih dalam tahap pencarian yang akan dilanjutkan pada Sabtu (8/4/2023) besok.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Ir.H.Ali Afandi MM, melalui Kabid kedaruratan dan logistik BPBD Lahat, Ananta ST, MT dikonfirmasi, membenarkan bahwasannya ada dua orang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) hanyut terbawa arus Sungai Lematang.

Diceritakan oleh mantan Kabid Pengairan PUBM ini, untuk kronologis kejadian sekira jam 16.30 WIB – 17.00 WIB, tiga yakni, Badai (10), Argan (10) warga desa Ulak Pandan kecamatan Merapi Barat, dan Muhammad Akhtar Fadil Asri (10) warga desa Ulak Pandan kecamatan Merapi Barat, Lahat.

“Ketiga bocah yang duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) ini, sedang asyik mandi di Sungai Lematang didesa Negeri Agung kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat. Namun, tiba tiba dua temannya bernama Argan dan Muhammad Akhtar Fadil Asri dibawa arus dan hanyut tenggelam,” kata Anantak.

Melihat kedua temannya hanyut, ditambahkan Anantak, badai langsung pulang dan melaporkan kepada warga bahwa teman-temannya ada yang tenggelam dan hanyut.

“Usai mendapatkan laporan dari warga Tim TRC BPBD Kabupaten Lahat langsung terjun kelokasi, guna melakukan pencarian dan penyisiran terhadap dua bocah yang statusnya pelajar ini,” terangnya.

Alhasil sambung Anantak, dari pencarian yang dilakukan oleh Tim TRC BPBD Lahat, Kapolsek Merapi Barat dan anggota, Koramil Merapi dan anggota, serta Camat Merapi Barat, dan warga sekita bercibaku melakukan pencarian terhadap kedua bocah SD yang menjadi korban hanyut dan tenggelam.

Kapolres Lahat AKBP S.Kunto Hartono SIK, MT, melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Herman Akiri SIP, MM membenarkan, bahwasannya ada dua orang bocah SD yang diduga hanyut tenggelam yang diperkirakan sekitar jam 16.00 – 17.00 WIB saat asiyk mandi di Sungai Lematang didesa Negeri Agung kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat. (Din)