Habis Sebelum Waktunya, Bupati FDW Perintahkan Top Up Token Listrik di Huntara

Minsel, Wartainspirasi.com — Beredarnya informasi bahwa adanya pemakaian listrik di Hunian Sementara (Huntara) korban bencana abrasi pantai Amurang menjadi perhatian bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar.

Akibat dari pemakaian listrik yang tidak sesuai dengan kebutuhan sehingga kuota pemakaian listrik di Hunian sementara (Huntara) yang biasa seminggu dengan kuota Token Rp.500.000 saat ini jumlah Token dengan harga Rp 500.000 hanya di pakai dalam jangka waktu 4-5 hari.

Informasi yang didapat wartawan media ini bahwa melonjaknya pembayaran token listrik di Huntara dikarenakan oleh pemakaian yang berlebihan di setiap blok, ada yang menggunakan sound system untuk acara hura- hura, Freezer berukuran besar, mesin cuci, serta alat elektronik lain di dalam hunian.

Habisnya token listrik tersebut dikeluhkan oleh sejumlah penghuni Huntara yang datang bertemu langsung dengan Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Glady Kawatu.

Sejumlah masyarakat tersebut memohon untuk mendapatkan penerangan serta sekiranya Bupati dapat memberikan kebijakan untuk menambah Token Listrik.

Hal tersebut langsung disikapi oleh Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar untuk segera mengisi kuota Token Listrik di tiga Blok yang ada di Huntara. Saat itu saja petugas dari BPBD Minsel langsung melakukan Top Up token listrik./onal mamoto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *