Ketua Inakor Sulut : Mantan Kumtua Desa Makaaroyen dan Ketua BPD Jangan ada Konspirasi

Wartainspirasi.com, Minsel — Beredarnya informasi dugaan penyalagunaan anggaran Dana Desa oleh oknum mantan Kuntua Desa Makaaroyen Kecamatan Modoinding disinyalir ada keterlibatan oknum Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

hal tersebut diungkapkan oleh masyarakat desa Makaaroyen bahwa sejumlah proyek yang anggarannya bersumber dari dana desa, terkesan ada permainan dalam penyusunan dan penggunaan anggaran.

Jekly tawas pada beberapa waktu yang lalu mengatakan bahwa sejumlah proyek termasuk pengerasan jalan ada dugaan permainan anggaran dan volumenya tidak sesuai dengan pagi anggaran yang direncanakan.

“Jelas semua aktifitas keuangan dan pembangunan fisik pasti diketahui oleh BPD, dalam hal ini ketua yang memiliki kewenangan menjalankan tupoksinya, tapi fakta dilapangan ketua BPD terlihat hanya jadi “BONEKA” hanya menuruti perintah mantan Kuntua saat itu”

Ketua BPD saat dikonfirmasi mengatakan bahwa hal tersebut dia tidak ketahui dan apa yang disampaikan mantan Kuntua sudah sesuai dengan aturan dan rencana anggaran. “Ada pembelanjaan BBM di pekerjaan perkerasan jalan kemungkinan itu digunakan pada mobil dump truk milik desa.

Ketua Inakor Sulut Rolly Wenas, S.Sos menyikapi hal tersebut dan meminta ketua BPD jangan ada konspirasi jahat dalam pengawasan kinerja hukum tua karena ini menyangkut kepentingan masyarakat. Masyarakat juga punya hak untuk mengawasi dan mengkritik apabila ada dugaan korupsi dalam penggunaan dana desa.

“Selaku ketua LSM Inakor Sulut saya siap untuk menelusuri dugaan penyimpangan anggaran yang terjadi di desa makaaroyen kecamatan Modoinding” ucap pria berkumis yang baru kembali dari Jakarta dalam hal membawa laporan ke KPK terkait dugaan adanya kasus korupsi di beberapa daerah.(onal Mamoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *