WARTAINSPIRASI.COM, LAHAT — Peristiwa berduka kembali menimpa Kabupaten Lahat. Yang mana kali ini, menimpa warga Desa Air Dingin Baru (Ardiba) Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat.
Peristiwa kebakaran tersebut, terjadi pada Minggu (31/01/2021) kemarin, sekitar pukul 05.30 WIB, mengakibatkan, sedikitnya 7 unit rumah beserta isinya habis dilalap sijago merah.
Dari kejadian yang ada, selain rumah, harta benda yang habis terbakar, juga sampai menelan korban jiwa 4 orang. 2 diantaranya meninggal dunia (MD) dan 2 mengalami luka bakar berat (Luber) sehingga, harus dirawat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat.
Untuk kronologis kejadian, dari keterangan saksi yang juga merupakan korban rumahnya yang terbakar Juliansyah warga Desa Air Dingin Baru (Ardiba) Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat menceritakan, berawal sekitar pukul 05.30 WIB, mobil boks berisi daging dan ayam beku yang rencana mau dibawa ke PT Supreme dari arah Palembang.
Didalam mobil yang berisi ada 4 orang diduga warga dari 1 Kelurahan, melaju cukup kencang dan tiba tiba mobil keluar dari badan jalan kearah berrem, kemudian terbalik menghantam 1 unit Pertamini depot Bahan Bakar Minyak (BBM) milik korban Juliansyah, lalu, keluar percikan api dan langsung menyambar kios Pertamini, tak lama kemudian api langsung membesar dan menyambar rumah warga yang ada.
Berdasarkan surat keterangan dari kepala desa (Kades) Air Dingin Baru Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, Metro Kaprawi menjelaskan, akibat dari kecelakaan mobil boks yang membawa makanan siap saji, kebutuhan medis, logistik, dan tempat tinggal menggalami terbrem dan terbalik dekat kios Pertamini, lalu, menggeluarkan percikan api dan langsung membesar membakar rumah warganya.
“Akibat dari kejadian itu menyebabkan, 7 buah rumah beserta isinya ludes terbakar, milik 9 kepala keluarga (KK), sehingga harus 27 jiwa kehilangan tempat tinggal, 2 jiwa ikut terbakar dan meninggal dunia (MD) dilokasi kebakaran, serta 2 jiwa nya lagi mengalami luka bakar cukup serius dan harus dilarikan ke RSUD Kabupaten Lahat,” ungkap Kades dalam surat laporannya dikirim ke Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat.
Sementara, Kasat Pol-PP, Linmas, Damkar Pemkab Lahat Fauzan Khoiri Denin AP MM dikonfirmasi mengatakan, mendapat laporan dari Posko Damkar sekitar jam 06.15 WIB, lalu berangkat sekitar pukul 06.20 WIB, menuju lokasi kebakaran di Desa Air Dingin Baru (Ardiba) Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat.
Dengan menerjunkan kekuatan 7 Personil, dan diikuti oleh Armada yang kedua, dan yang ketiga dengan kekuatan yang sama, serta dibantu 1 unit Armada suplay dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, jadi total keseluruhan anggota yang dikerahka ke TKP berjumlah 30 orang.
“Setiba dilakasi kejadian, anggota Damkar Lahat langsung bergegas menjinakkan kobaran api yang saat itu, sangat besar sekali,” ucap Fauzan, pada Minggu (31/01/2021), kemarin.
Namun, dijelaskan mantan Kepala BPMDesa Kabupaten Lahat ini dari usaha dan upaya puluhan anggota Damkar Pemkab Lahat dalam menjinakkan korban api yang ada, harus berjuang keras dilapangannya, dan Alhamdulillah, sekitar pukul 07.25 WIB api bisa dipadamkan. Dan menjelang jam 08.45 WIB api sudah didinginkan.
Diungkapkannya, terkait kebakaran berawal sekitar jam 05.30 WIB didesa Air Dingin Baru Kecamatan Tanjung Tebat, Kabupaten Lahat, satu unit mobil Boks yang berpenumpang 4 orang membawa daging dan ayam siap saji dari dari Palembang untuk menuju ke PT Suprem. Akan tetapi, diperjalanan mobil tiba tiba teberrem dan berujung terbalik sampai dekat kios Pertamini milik korban Juliansyah.
“Lantas, keluar percikan api, dan langsung menyambar kios Pertamini milik korban Juliansyah, lalu, api membesar dan menyambar rumah rumah warga korban lainnya. Tak pelak, dari peristiwa ini, mengakibatkan sedikitnya 5 unit rumah beserta isinya hangus terbakar, dan 1 unit rumah mengalami rusak ringan.
“Korban sendiri, dari peristiwa ini ada 4 orang diantaranya, 2 orang tewas dilokasi kebakaran, dan 2 orang lagi menggalami luka bakar cukup serius, sehingga, harus dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, dan kini sedang menjalani perawatan secara intensif,” ujarnya.
Fauzan menambahkan, dari kajadian ini mengakibatkan sedikitnya 8 unit kendaraan roda dua (R2) hangus terbakar, dan 1 unit mobil juga turut terbakar, akan tetapi, pihaknya masih terus mendata untuk kepastian berapa jumlah yang diakibatkan dari kebakaran ini.
“Masing masing rumah korban memiliki kendaraan R2 sebanyak 8 unit, dan R 4 1 unit. Dengan total korban 9 kepala keluarga (KK) dan 27 jiwa. Data awal dari Kades Air Dingin Baru, itu merupakan data awal dan ini kita kralifikasi, karena dilakoasi ada terlihat rumah yang berdempetan,” katanya.
Lalu, untuk korban diakui Fauzan, merupakan penumpang dari mobil Boks yang mana berisikan 4 orang yang diduga merupakan 1 keluarga yang berasal dari Palembang.
“Yang meninggal dunia 2 orang yakni, Ibu (35), dan anaknya yang diperkirakan berumur sekitar 4,8 bulan. Sedang anak pertama dan sopir merupakan suami dari korban yang meninggal dunia (MD) selamat dari tragedi yang ada. Dan saat masih dalam perawatan di RSUD Kabupaten. Serta dari kejadian, masih dalam penyelidikan Inafis Polres Lahat,” tegas Fauzan, seraya menambahkan, akibat peristiwa terbakarnya rumah warga di Desa Air Dingin Baru, kalau menurut kacamata pihaknya, diduga mengantuk, sedangkan beredar isu lain sisopir melihat sesosok kucing hitam besar melitas, sehingga sisopir menghindar dan berujung terjadilah musibah tersebut.
Selanjutnya, dilokasi kejadian Bupati Lahat yang diwakili oleh Pj Sekda Kabupaten Lahat Drs.H.Deswan Irsyad M.Pdi telah meninjau lokasi kebakaran, dan juga Tim Inafis Polres Lahat, guna untuk melakukan olah TKP, dan mungkin selanjutnya, melakukan gelar perkara. (Din)







