Wartainspirasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Pauh, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, resmi memulai rangkaian kegiatan pembangunan tahun anggaran 2026.
Hal ini ditandai dengan digelarnya Musyawarah Desa (Musdes) Pra-Pelaksana Kegiatan dan Pembangunan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Talang Pauh, Senin (20/4/2026).
Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Talang Pauh, H. Idil Fitri, S. Ag., dan dihadiri oleh Camat Pondok Kelapa, Ridulima, S. Sos., M. AP., Kasi PMD, Ketua BPD, Pendamping Desa, Ketua BUMDES, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Kepala Desa Talang Pauh, H. Idil Fitri, menekankan bahwa alokasi anggaran tahun ini mengalami keterbatasan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Meski demikian, pihak desa tetap berkomitmen menjaga stabilitas anggaran demi kepentingan publik.
Beberapa item kegiatan prioritas yang dipaparkan untuk tahun 2026 meliputi:
Rehabilitasi Kantor Desa: Guna memaksimalkan fasilitas pelayanan kepada masyarakat.
Pembangunan Sumur Bor: Sebanyak 3 titik yang tersebar di 3 dusun untuk menjamin ketersediaan air bersih bagi warga.
Penyaluran BLT-DD: Pemberian Bantuan Langsung Tunai kepada 17 keluarga penerima manfaat (KPM) kategori kurang mampu.
Ketahanan Pangan: Program berkelanjutan sesuai regulasi pemerintah.
“Walaupun belum semua usulan dapat direalisasikan tahun ini karena keterbatasan anggaran, usulan yang tertunda akan tetap menjadi agenda wacana kami ke depan. Kami meminta BPD untuk berperan aktif dalam fungsi pengawasan agar pembangunan fisik seperti sumur bor dapat berjalan maksimal dan dipelihara dengan baik oleh warga,” ujar Idil Fitri.
Camat Pondok Kelapa, Ridulima, S. Sos., M. Ap., dalam sambutannya memberikan dukungan positif terhadap langkah kebijakan yang diambil Pemdes Talang Pauh.
Menurutnya, revitalisasi fasilitas pelayanan umum dan penyediaan air bersih adalah bukti perhatian serius pemerintah desa terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
“Keterbatasan dana bukanlah penghambat. Kebijakan yang bijak adalah yang mampu menyeimbangkan kepentingan warga. Saya mengapresiasi upaya Kades dalam menyalurkan BLT serta pembangunan fisik yang tepat sasaran,” ungkap Camat.
Ia juga mengingatkan agar seluruh penggunaan Dana Desa (DD) dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun fisik.
Senada dengan hal tersebut, Ketua BPD Talang Pauh menyatakan dukungannya terhadap kegiatan yang telah ditetapkan. BPD berkomitmen untuk memantau setiap item pekerjaan agar selaras dengan regulasi yang berlaku.
“Kami mendorong positif kegiatan ini. Dengan keterbatasan dana, desa masih mampu mewujudkan program krusial seperti rehabilitasi kantor, sumur bor, dan ketahanan pangan. Harapan kami, semua pekerjaan dikerjakan secara maksimal demi manfaat masyarakat luas,” tutupnya.
Musyawarah ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk memulai pelaksanaan kegiatan fisik dalam waktu dekat dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.









