WARTAINSPIRASI.COM — Setelah adanya Pedomaman yang mengacau kepada perturan Menteri keuangan Republik Indonesi nomor 201/PMK .07 /2022 Tentang penggunaan dana Desa tahun 2023.
Maka hari ini senen (07/01/24) Pemerintah Desa Mura Dua Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur telah mengadakan Musyawarah Rencana pembangunan Desa tahun 2023 yang di gelar di Gedung Pusat pelayanan terpadu (PUSTU ) Muara Dua .
hadir dalam Musrenbangdes ini ,bhabinsa ,pendamping Desa ,Sandy Lopers ,Ketua BPD , Tokoh masyarkat ,tokoh agama, kepala Desa dan perangkat dan beberapa perwakilan ibu-ibu masyarakat Desa muara Dua.
Pada pembukaan sambutan kepala Desa muara Dua Ansori , menyampaikan kepada peserta yang hadir ,bahwa Tahun ini Menurut Aturan yang Ada Bantuan lasung tunai Dana Desa BLT-DD sudah tidak seperti tahun kemaren artinya untuk Tahun 2023 kecil kemungkian BLT DD itu ada.
Sebab jika mngacu ke kriteria yang di tentukan sudah sangat susah untuk memenuhi unsurnya, meskipun maksimal 25 persen bisa untuk Di salurkan Ke BLT-DD .akan tetapi nanti kita akan Provokasi dengan teliti bersama TIM di desa yang terkait agar tidak ada kecemburuan sosial terhadap sesama warga,” sampai Ansory.
Kades juga menyampaikan, untuk Desa Muara Dua ini banyak sekali sarana dan prasana khusus yang berkaitan dengan Aset Desa masih sangat minim ,salah satunya Kantor Desa masih menumpang dengan PUSTU , untuk itu di harapkan hasil yang akan di putus kan dalam Musrinbangdes ini benar-benar tepat den bermanfaat ,” Harap Kades.
dalam Sambutan Pendamping Desa Sandy lopers ,menghimbau agar dalam menentukan Rencana Pembangunan yang bersumber dana Desa ,hendak lah mengacau kepada Data SDGS yang sudah tertuang pada Rancangan Rencana pembangunan jangka panjang dan jangka pendek , Selain itu kata sandy Tetap mengacu dengan Regulasi yang sudah di tentukan oleh pemerintahan , ” himbau Sandy .
Dan ia juga apresiasi atas keberhasilan Dari badan usah milik Desa (BUMDES )yang telah sukses dalam Mengelola simpan pinjam kepada warga desa ini , atas keberhasilan itu terbukti Bumdes muara dua mendapat nilai nomor 3 se- provinsi Bengkulu.
Dengan keberhasilan ini tentu Pemdes bisa memberikan suntikan tambahan dana kepada kelompok Bumdes agar terus berkembang dan bisa menggapai keseluruh warga yang ingin meminjam modal usaha sebab kesadaran dan tanggungjawab warga dapat dinilai atas kesuksesan BUMDes ini,” himbau Sandy.
Setelah melalui Diskusi yang panjang akhir nya beberapa kesimpulan yang di sepakati Di antaranya ,Pembangunan Gedung Serba Guna dan penambahan modal Rp.100 juta kepada Bumdes. (Mj)











