Penetapan Tsk IRT Inisial IO Masih Prematur, harus Gelar Perkara Ulang

BENGKULU, Berita, Daerah644 Dilihat

Wartainspirasi.com – Beberapa minggu yang lalu heboh berta di media sosial tentang adanya penetapan tersangka tanggal 22 Mei 2023 oleh penyidik Unit PPA Polda Bengkulu seorang Asisiten pembantu rumah tangga (ART) inisial IO

Tutur ketua LBH Ika UII Provinsi Bengkulu turut prihatin atas penetapan tersangka inisial IO yg merupakan ART yg diduga diperkosa oleh inisial yg merupakan anak majikannya hingga hamil sampai melahirkan lalu ditetapkan sebagai tersangka.

Peristiwa ini sebelumnya ART tersebut sudah melaporkan dugaan tindak pidana pemerkosaan namun sampai saat ini tidak di tindak lanjut justru ART di tetapkan sebagai tersangka.

Sementara laporan anak majikan ART di tindak lanjut sampai dengan penetapan tersanka seorang ART, malang nasibnya seorang ART yang begitu besar menanggung beban sosial maupun keluarga begitu juga orang tua ART yang menangung beban sosial yg begitu berat.

Jika hal ini menimpa siapa saja termasuk para penyidik yang meneriksa perkara ini tentu akan merasakan hal yang sama seperti yang di rasakan ART dan keluarganya.

Sugiarto, SH, MH memaparkan terhadap penetapan tersangka tersebut masih sangat prematur dan alat bukti serta dasar hukumnya masih sangat lemah, jika ART tersebut ditetapkan sebagai tersangka yang mestinya kawan penyidik yang memeriksa perkara ini harus cermat,

Mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi, psikologis untuk menemukan teroboson hukum yang bersifat Preventif dan Progresif untuk mewujudkan cita cita keadilan hukum sebagaimana amanah konstitusi jangan sampai ada orang yang merasa terzolimi oleh penegakan hukum sebagaimana ditegaskan dalam firman Allah SWT,

Barang siapa yang berbuat zholim niscaya akan merasakan azab yang sangat besar, kezaliman akan mendapatkan laknat berupa dijauhkan nya dari kenikmatan kenikmatan dan rahmat Allah SWT baik didunia maupun diahirat (QS.Al -furqan ayat 19).

Untuk itu LBH Ika UII Provinsi Bengkulu berharap Inisial IO dan keluarga diberikan kesabaran, kekuatan iman dalam menghadapi ujian ini, dan para penegak hukumnya agar dapat mengkaji ulang perkara tersebut juga perlu digelar kembali serta dimonitoring oleh KAPOLRI untuk mewujudkan keadilan yang hakiki.

Cp. 082327774242/ Sugiarto, SH.,MH)