Wartainspirasi.com – Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, SH., M.Si., menegaskan bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki peran yang jauh melampaui urusan donor darah, melainkan sebagai wujud nyata dari jiwa kemanusiaan.
Penekanan ini disampaikan saat dirinya menghadiri Pelantikan Pengurus PMI Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Barru Masa Bakti 2025 – 2028, pada Minggu (30/11/2025), di Lapangan Monumen Paccekke.
Bupati Andi Ina, didampingi oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menyaksikan prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua PMI Kabupaten Barru, Ir. Muhammad Yulianto Badwi.
Kegiatan ini diselenggarakan di lokasi yang sarat makna sejarah, tempat yang menjadi saksi perjuangan Mayor Jenderal (Purn) Andi Mattalatta.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina memberikan penekanan tegas mengenai komitmen PMI terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
“Kalau kita bicara PMI, saya rasa kita sama-sama bisa memahami, dan ini juga adalah komitmen kita, karena kita bicara PMI berarti kita bicara tentang kemanusiaan, PMI itu bukan saja tugasnya tentang darah saja, Tetapi tentu sekali lagi tentang kemanusiaan,” ujarnya.
Secara khusus, Bupati memberikan “perintah” kepada tujuh Camat yang dilantik sebagai Penanggung Jawab/Pelindung PMI di kecamatan masing-masing untuk berperan sebagai “orang tua” bagi pengurus baru.
“Dan saat ini saya berdiri di sini sebagai Bupati Barru, tentu ini sekali lagi saya ucapkan sebagai perintah. Jadi lain, kalau Bupati yang bilang perintah,” tegasnya, disambut tepuk tangan hadirin.
Bupati menitipkan harapan agar pengurus PMI menjadi mitra pemerintah dalam mewujudkan visi-misi Kabupaten Barru, Berkeadilan (memastikan hak-hak kemanusiaan masyarakat), Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat. Ia menutup dengan penegasan bahwa pelantikan ini adalah awal dari kerja nyata, bukan sekadar seremonial.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Barru, Muhammad Yulianto Badwi, menyampaikan bahwa pelantikan ini adalah sejarah baru bagi Barru karena PMI di tingkat kecamatan kini terbentuk secara lengkap di seluruh wilayah.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini adalah penegasan komitmen untuk menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang lebih kuat dan merata.
“PMI tidak hanya hadir saat bencana tetapi juga dalam berbagai layanan seperti donor darah, edukasi kesehatan, pembinaan relawan, kesiapsiagaan, hingga respon cepat terhadap keadaan darurat di masyarakat,” jelas Yulianto.
Ia menekankan bahwa pengurus PMI kecamatan adalah ujung tombak organisasi dan pihak yang paling dekat dengan masyarakat saat kondisi darurat. Oleh karena itu, mereka diharapkan:
Menjaga integritas dan netralitas PMI.
Memperkuat koordinasi dengan pemerintah setempat.
Membina relawan yang terlatih.
Mengembangkan program inovatif yang bermanfaat.
Dalam acara pelantikan tersebut, juga dilaporkan pelaksanaan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan kegiatan donor darah.
Para pengurus kecamatan diajak untuk langsung berpartisipasi menunjukkan semangat kemanusiaan.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Ketua DPRD Barru, Pj. Sekda Barru, pimpinan OPD, Kasubag TU Kemenag Barru, para camat, serta pengurus PMI Kabupaten dan Kecamatan.







