KAUR, WARTAINSPIRASI.COM
Semenjak dimulainya sekolah ditingkat SDN DAN SMPN aktif kembali, dalam istilah tatap muka, maka Kepala Dinas Pendidikan Kaur Endi Yulizar berharap agar di dalam anggaran BOS bisa dicantumkan kebutuhan penanganan covid-19, kerentaan penyebaran covid-19 kepada anak-anak sangatlah rawan, maka penanganan dalam pencegahan penyebaran covid-19 di sekolah harus di utamakan, kata Kepala Dinas Pendidikan Kaur Endi Yulizar ST pada hari Rabu (24/3/2021).
Dikatakan Endi, pada tetap muka sekolah SDN-SMPN di Kaur ini sudah di aktifkan, namun bila mana ada pihak wali murid yang sangat keberatan untuk tidak mengizinkan anak nya masuk sekolah saat ini , tidak masalah yang penting anaknya tetap belajar di rumah dengan sistem daring, namun bila mana anaknya di izinkan sekolah tatap muka, maka dari pihak sekolah membuat surat pernyataan diatas materai kepada wali muridnya masing-masing,” ujarnya.
Lebih lanjut Endi juga menambahkan, untuk saat ini peran anak memang sering mengenyampingkan pelajaran bila mana belajar daring , karena sistem yang dikerjakan kurang terserap, akan tetapi inilah dilema bagi orang tua wali murid, sehingga kelalaian dan tingkat kualitas belajar anak sangat menurun.
Makanya saya juga merasa bersyukur dengan adanya surat edaran untuk sekolah tatap muka sudah diizinkan, akan tetapi saya pesankan pihak sekolah dengan adanya dana BOS tersebut agar dapat digunakan sebaik mungkin demi kebutuhan saat ini pada penanganan Covid-19, misalnya tetap menyediakan cuci tangan, mengadakan penyemprotan menggunakan masker dan menjaga kebersihan dilingkungan sekolah,” saran Endi. (Marjhon)







