Tak Kunjung Tuntas, LAI-BPAN Siap Laporkan Kasus Ijazah SDN 09 Bengkulu Tengah

Wartainspirasi.com — Kasus ijazah 35 lulusan SDN 09 Bengkulu Tengah kian memanas, Tim Intelijen Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Bengkulu, Algapi menyampaikan siap menggeret oknum yang bertanggung jawab ke jalur hukum.

Langkah ini diambil setelah diketahui bahwa 35 siswa yang kini sudah menginjak kelas 8 SMP tersebut terpaksa tanpa dokumen kelulusan SD yang sah akibat bobroknya tata kelola administrasi.

Tim Intelijen LAI-BPAN Bengkulu menegaskan, kasus ini tidak bisa lagi dipandang sebelah mata sebagai kelalaian biasa, melainkan bentuk kejahatan pelayanan publik dan dugaan maladministrasi berat yang mengorbankan masa depan anak-anak.

Pihaknya saat ini tengah merampungkan berkas investigasi serta pengumpulan bukti-bukti di lapangan untuk segera dilayangkan ke aparat penegak hukum.

“Ini jelas pelanggaran serius terhadap hak dasar anak! Kami dari BPAN Aliansi Indonesia Bengkulu tidak akan mentolerir bentuk pembiaran ini. Jika Disdikbud dan pihak sekolah tidak segera menyerahkan ijazah asli para siswa, kami pastikan laporan resmi akan meluncur ke Polda Bengkulu dan Ombudsman RI!” tegas perwakilan Intelijen LAI-BPAN Bengkulu.

LAI-BPAN Bengkulu juga mengecam keras sikap pejabat yang sebelumnya mengklaim bahwa masalah ijazah tersebut sudah aman dan selesai.

Menurut BPAN, klaim sepihak yang bertolak belakang dengan fakta di lapangan itu merupakan bentuk pembohongan publik dan upaya menutupi bobroknya kinerja dinas dan sekolah.

“Jangan main-main dengan hak siswa. Pernyataan bahwa masalah sudah beres padahal faktanya anak-anak masih tanpa ijazah adalah bentuk kebohongan publik! Oknum yang memanipulasi informasi ini harus diusut dan dijatuhi sanksi tegas,” tambahnya.

BPAN Aliansi Indonesia Bengkulu memastikan akan mengawal penuh desakan Ketua DPRD Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, dan tidak akan berhenti bergerak sampai seluruh ijazah 35 siswa SDN 09 diserahkan secara sah tanpa ada syarat yang memberatkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *