Wartainspirasi.com, Lebong — Berdasarkan Keputusan Kemendesa, Nomor 82 Tahun 2022, tentang pedoman ketahanan pangan di Desa mengatur tata kelola program ketahanan pangan masyarakat Desa khususnya dalam mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan.
Desa Sukau Kayo Kecamatan Lebong Atas mengadakan pelatihan penanaman cabe di Balai Desa Sukau Kayo, Selasa (5/3/24). Sempat hadir dalam kegiatan kali ini, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPD, Pendamping Desa, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Lebong selaku narasumber, Kepala Kecamatan Lebong serta Kepala Desa Sukau Kayo dan jajarannya.
Nampak warga sangat antusias dalam menghadiri kegiatan tersebut,di jelaskan salah satu warga kepada wartawan media ini, bahwa kami selaku warga desa Sukau Kayo sangat berterima kasih dengan adanya program ketahanan pangan melalui pelatihan penanaman cabe hari ini,dengan harapan dengan adanya pelatihan ini dapat bermanfaat dan membantu kami selaku warga desa Sukau Kayo,agar ke depan kami dapat lebih memahami lagi tentang penanaman cabe,apa lagi mengingat secara mayoritas penduduk kami ini berprofesi sebagai petani ungkap warga
Dalam kata sambutannya Kepala Kecamatan Lebong Atas Enggus Subarman menyampaikan dan berharap pelatihan penanaman cabe ini dapat membantu warga Desa Sukau Kayo, tentunya petani cabe dengan tujuan dan harapan agar ke depan dapat menambah pengetahuan petani tentang penanaman cabe meningkatkan hasil secara optimal.
Di tambahkan oleh kepala desa Sukau Kayo, Reky Ansa, S.E insya Allah kegiatan hari ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan warga terkhusus petani cabe agar dapat meningkatkan hasil itu sendiri secara baik dan maksimal
Di pertanyakan tentang Anggaran yang di serap, Kepala Desa menjelaskan, kegiatan pelatihan hari sekaligus realisasi penanaman cabe nantinya di serap dari anggaran dana desa (DD) tahun anggaran (TA) 2024 terkhusus ploting anggaran di ketahanan pangan.
Di tambahkan kembali oleh Reky Ansa adapun tujuan dari pelatihan ini sendiri untuk mempersiapkan kelompok penanam cabe yang terbagi dalam enam kelompok dengan tujuan hasil yang optimal nantinya setelah realisasi penanaman,” ungkap Kades.
” Ya, nanti setelah pelatihan ini kita akan segera merealisasikan penanaman cabe itu sendiri, tujuan dari pelatihan ini sendiri, kami selaku Pemerintah Desa menginginkan dan berharap hasil yang maksimal serta optimal nantinya dari enam kelompok tadi, sebelum realisasi penanaman cabe kita telah melakukan persiapan sedini mungkin tutup,” Reky Ansa. (fhw)







