WARTAINSPIRASI.COM, KAUR — Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Kaur Tahun 2021 telah mendapatkan kembali Program penyediaan Perumahan Rakyat Kementerian PUPR yaitu program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) masyarakat dapat terlibat langsung dalam program padat karya tunai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tersebut.
Dimana tahun 2021 ini sebanyak 120 unit yang titik lokasi kegiatan di Kecamatan Muara Sahung Kabupaten Kaur , yaitu di Desa Muara Sahung, Desa Ulak Bandung , Desa Bukit Makmur dan Sumber Makmur.
Kepala Dinas Perkim Kaur melalui Kepala Bidang Perumahan Perkim Lenusdin ,N .ST mengatakan, Program padat karya tunai diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Tujuan dan hasil dari BSPS adalah terwujudnya rumah layak huni, serta bantuannya tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, pemanfaatan dan akuntabel, dan untuk tercipta nya kemerataan pembangunan BSPS maka tahun ini kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Muara Sahung,” ujar Kabid Rabu (24/02/2021).
Ia juga mengatakan ,menjamin program BSPS ini tanpa adanya pungutan biaya. Nantinya, masyarakat menerima bantuan dalam bentuk bahan bangunan dan mengerjakan pembangunan secara bersama-sama dan bergotong royong.
Beberapa prinsip pelaksanaan BSPS adalah masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan rumah, kegotongroyongan, dan keberlanjutan kegiatan. BSPS sebagai bantuan Pemerintah digunakan untuk kesejahteraan dan pengungkit keswadayaan masyarakat dan tenaga fasilitator lapangan (TFL) sebagai pendamping masyarakat,” jelas Kabid.
Lebih lanjut Lenusdin mengatakan bahwa proses pemilihan penerima BSPS ini merupakan usulan dari desa setempat yang akan diteruskan kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR dan nanti usulan dari desa tersebut akan ditindak lanjuti oleh Kementerian dan yang menentukan adalah pihak kementerian sendiri berapa jumlah yang disetujui.
“Kami di Dinas Perkim hanya memfasilitasi saja sedangkan jumlah dan desa penerima kesemuanya adalah keputusan pusat, dan nantinya akan kita tindak lanjuti dengan membuat tim verifikasi lapangan, mana saja rumah yang benar-benar layak untuk menerima BSPS ini, setelah kita mendapatkan desa mana dan berapa jumlah penerima,” ungkapnya. (Marjhon)











