Wartainspirasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Sini, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, resmi memulai proyek infrastruktur tahun anggaran 2026.
Langkah awal ini ditandai dengan suksesnya pelaksanaan Rapat Titik Nol atau Pra-Pembangunan yang digelar pada Selasa (2/6/2026).
Pertemuan penting tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Lubuk Sini, Marno, bersama jajaran Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Hadir pula memantau jalannya rapat, Camat Taba Penanjung, Babinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam musyawarah kali ini, pemerintah desa dan masyarakat sepakat untuk memprioritaskan pembenahan pusat pelayanan publik.
Total anggaran sebesar Rp. 71.532.470 yang bersumber dari Dana Desa (DD) dialokasikan untuk membiayai dua paket rehab gedung kantor desa.
Rp. 25.000.000 fokusk untuk menata ulang ruang pelayanan publik agar manajemen administrasi desa menjadi lebih tertib, nyaman, dan representatif bagi warga yang datang.
Rp. 46.532.470 m,enyasar perbaikan pada bagian gedung kantor yang kondisinya sudah tidak layak pakai, termasuk pembenahan fasilitas pendukung kerja perangkat desa.
Kepala Desa Lubuk Sini, Marno, menegaskan bahwa proyek fisik ini murni berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan rehab kantor desa ini berjalan lancar, tepat waktu, dan yang terpenting harus sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tujuannya satu, agar masyarakat bisa menikmati pelayanan yang lebih baik,” tegas Marno.
Rencana renovasi ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Camat Taba Penanjung menyatakan dukungan penuhnya terhadap inisiatif Pemdes Lubuk Sini.
Sementara itu, pihak Babinkamtibmas dan Babinsa memastikan siap bersinergi menjaga kondusifitas dan mengawal jalannya pembangunan di lapangan hingga tuntas.
Di sisi lain, transparansi anggaran menjadi sorotan utama BPD. Ketua BPD Lubuk Sini, Afrizal Andri, memastikan pihaknya akan menerapkan fungsi pengawasan yang ketat.
“Kami akan melakukan pengawasan melekat, mulai dari tahap pengadaan material, proses pelaksanaan fisik, hingga laporan pertanggungjawabannya nanti. Kami juga meminta warga untuk ikut serta mengawasi agar hasilnya benar-benar optimal dan bermanfaat,” cetus Afrizal.
Pengerjaan fisik renovasi kantor desa ini dijadwalkan akan segera bergulir dalam waktu dekat.







