Wartainspirasi.com – Dalam upaya menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Puskesmas Linau bersama Dinas Kesehatan melaksanakan kegiatan fogging atau pengasapan di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Maje, Kamis (5/6).
Fogging ini dilakukan sebagai metode pemberantasan nyamuk dewasa menggunakan insektisida, yang bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk Aedes aegypti – vektor utama penyebab DBD.
Kepala Puskesmas Linau, Neti Herawati, SKM., MKM., didampingi Penanggung Jawab Program DBD, Esma Situmorang, SKM., menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan atas permintaan Pemerintah Desa Tanjung Agung, menyusul laporan adanya salah satu warga pendatang yang diduga terjangkit DBD.
“Mendapatkan laporan tersebut, kami langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan segera turun ke lapangan untuk melakukan tindakan cepat. Salah satunya dengan melaksanakan fogging di lingkungan permukiman warga,” jelas Neti Herawati.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satu langkah penting adalah menerapkan 3M Plus: Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat tempat penyimpanan air, dan Mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
“Kami juga mendorong warga untuk rutin membersihkan saluran air dan mendaur ulang sampah seperti kaleng bekas agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Agung, Herlen Sumarni, S.Pd., mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas Linau.
“Pemerintah desa turut serta menggerakkan warga untuk berpartisipasi dalam kegiatan fogging ini. Ini adalah bentuk upaya preventif bersama untuk melindungi warga dari ancaman penyakit DBD,” ujar Herlen.
Kegiatan fogging ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan tenaga kesehatan dalam upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit menular.







