Dukung Ketahanan Pangan 2025, Desa Air Napal Gelar Panen Raya 3 Ton Ikan Patin

Wartainspirasi.com – Pemerintah Desa Air Napal, Kecamatan Bang Haji, Kabupaten Bengkulu Tengah, sukses melaksanakan panen raya ikan patin sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (30/12/2025) ini menjadi bukti nyata keberhasilan desa dalam mengelola potensi perikanan darat.

Acara panen raya ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bang Haji yang mewakili Camat, Babinsa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias menyaksikan hasil budidaya tersebut.

Kepala Desa Air Napal, Akomaini, menyatakan bahwa panen hari ini dilakukan sesuai dengan jadwal masa tumbuh ikan yang telah ditentukan sebelumnya.

Beliau merincikan bahwa dari 15.000 ekor bibit ikan patin yang ditebar, desa berhasil memanen kurang lebih 3.000 kg atau 3 ton ikan patin siap konsumsi.

“Program penggemukan ikan patin ini adalah prioritas ketahanan pangan kita tahun 2025. Alhamdulillah, hari ini kita bisa memanen hasilnya bersama warga,” ujar Akomaini saat dikonfirmasi di lokasi kolam.

Selain ikan patin, Desa Air Napal juga mengelola beberapa jenis ikan lainnya dalam program ketahanan pangan ini, seperti ikan nila, emas, dan tawes.

“Untuk jenis ikan nila, emas, dan tawes, kami proyeksikan akan memasuki masa panen menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026 mendatang. Ini bertujuan agar ketersediaan pangan dan protein warga terjaga saat hari besar,” tambah Kades.

Meski menunjukkan pertumbuhan ikan yang sangat dominan dan positif, Akomaini tidak menampik adanya beberapa kendala di lapangan.

Masalah pemasaran hasil panen serta tingginya harga pakan masih menjadi tantangan utama bagi pemerintah desa.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat Pemerintah Desa Air Napal untuk terus berinovasi.

Kades menegaskan komitmennya untuk meningkatkan program ini di tahun-tahun mendatang agar lebih efisien dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Program ini sudah berjalan dengan maksimal. Kedepan, kendala yang ada akan kita carikan solusinya agar Program Ketahanan Pangan Desa Air Napal menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *