Wartainspirasi.com – Langkah baru persepakbolaan di Kabupaten Bengkulu Tengah resmi dimulai. Fepi Suheri, S.AP, secara sah dilantik sebagai Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bengkulu Tengah periode 2026–2030.
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Pendopo Bengkulu Tengah ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan atlet serta mengembalikan kejayaan sepak bola daerah.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Bengkulu Tengah Tarmizi, Ketua Asprov PSSI Bengkulu AKBP Harry Irawan Sofiandi, Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Yanu Rihardi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bengkulu Tengah Desi Murdianti, jajaran unsur pemerintah daerah, kepolisian, serta para pemilik klub sepak bola dari berbagai wilayah di Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kepala Dispora Bengkulu Tengah, Desi Murdianti, menyampaikan ucapan selamat kepada Fepi Suheri beserta jajaran pengurus baru.

Ia berpesan agar amanah organisasi ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen tinggi demi mendongkrak kualitas sepak bola lokal.
“Sepak bola memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar kompetisi untuk memperebutkan kemenangan. Olahraga ini adalah sarana membangun kebersamaan, menumbuhkan kedisiplinan, membentuk karakter, serta mengembangkan mental juang generasi muda kita,” ujar Desi.
Desi juga menekankan pentingnya menjadikan pelatihan atlet sebagai fokus utama kepengurusan baru. Melalui manajemen organisasi yang baik dan program kerja yang terarah, potensi para pemain lokal diharapkan mampu berkembang optimal sehingga siap bersaing dengan klub-klub dari luar Bengkulu Tengah.

Lebih lanjut, ia mendorong terjalinnya kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, organisasi sepak bola, klub, dan masyarakat demi menciptakan ekosistem olahraga yang melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Usai resmi dilantik, Fepi Suheri memaparkan sejumlah agenda prioritas yang akan segera dikerjakan. Langkah terdekatnya adalah menyusun dan melengkapi struktur kepengurusan organisasi dalam waktu satu bulan ke depan, sebelum dilanjutkan dengan pelantikan resmi jajaran pengurus.
Setelah struktur terbentuk, Fepi berencana menggelar pertemuan bersama seluruh pemilik klub sepak bola yang aktif di Bengkulu Tengah.

Pertemuan ini difungsikan sebagai wadah komunikasi untuk menyamakan visi, memperkuat koordinasi, dan merumuskan langkah strategis bersama.
“Kemajuan sepak bola tidak bisa dicapai hanya lewat kerja pengurus saja. Keterlibatan aktif pemilik klub dan dukungan penuh masyarakat sangat diperlukan agar pembinaan berjalan secara berkelanjutan,” tegas Fepi.
Ia mengaku optimistis kekompakan seluruh pemangku kepentingan akan membawa Askab PSSI Bengkulu Tengah menjadi organisasi yang solid dan berprestasi.
Sementara itu, Wakil Bupati Bengkulu Tengah, Tarmizi, mengingatkan bahwa daerahnya pernah menorehkan masa kejayaan di kancah persepakbolaan beberapa tahun silam.
Pengalaman tersebut, menurutnya, harus dijadikan pelecut semangat untuk membangun kembali kekuatan sepak bola melalui pelatihan terarah dan sinergi lintas sektor.
Pemerintah daerah berharap kepemimpinan Fepi Suheri mampu membuka keran peluang baru bagi peningkatan kualitas atlet, penguatan klub-klub lokal, serta penyelenggaraan kompetisi yang mewadahi bakat-bakat muda.
Dengan kepengurusan yang tertata rapi, koordinasi antarklub yang solid, serta dukungan nyata dari berbagai pihak, sepak bola Bengkulu Tengah kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi tidak sekadar mengejar partisipasi, melainkan membidik prestasi gemilang yang membanggakan masyarakat.













