Pewarta: Yudi Hariansyah
wartainspirasi.com, Lebong- Mahasiswa kabupaten Lebong yang tergabung dalam IPML (IKATAN PELAJAR DAN MAHASISWA LEBONG), hari ini (11/11/2020) mengelar aksi damai di depan Bawaslu kabupaten Lebong.
Dalam aksi ini mahasiswa menyerukan pemilu damai dan juga menolak “MONEY POLITIK” serta deklarasi pemilu damai yang di dampingi oleh ketua Bawaslu kabupaten Lebong dan Kapolres kabupaten Lebong.
Di konfirmasi oleh Titi purnama selaku sekretaris ipml.
“Aksi hari ini adalah aksi damai, di mana kita mendukung penuh Bawaslu,Kpu, dan pihak keamanan yaitu polres untuk dapat menciptakan pemilu damai dan juga mendeklarasikan menolak money politik”-ungkapnya.
Kemudai di konfirmasi juga dengan M.amru AZ selaku wakil ketua ipml.
“Kami di sini bukan tanpa maksut dan tujuan, tapi kami di sini mendorong pihak penyelenggara dan keamanan untuk tetap menciptakan pemilu damai dan menolak money politik di pilkada juga Pilgub di kabupaten Lebong ini*-ungkapnya.
Di dalam aksi damai ini mahasiswa menyampaikan berapa tuntutan yaitu.
Tuntutan aksi
1.mendesak Bawaslu kabupaten Lebong segerah mengampanyekan menolak money politik.
2.apabilah ada money segerah di tindak tanpa proses yang panjang.
3.besinergi Bawaslu dan mahasiswa untuk melawan money politik.
Serta ada deklarasi untuk pemilu damai yang di bacakan bersama oleh mahasiswa, ketua Bawaslu,kapolres.
Deklarasi pemilu damai
#hidup mahasiswa
#hidup rakyat
1. Kami mahasiswa dan masyarakat kabupaten Lebong mendukung pemilu damai
2. Kami mahasiswa dan masyarakat kabupaten Lebong menolak dan mengecam keras “MONEY POLITIK” atau politik uang di pemilu kabupaten Lebong
3. Kami mahasiswa dan masyarakat kabupaten Lebong siap bersinergi dengan BAWASLU,KPU,dan KEPOLISIAN serta Unsur pemerintahan LEGISLATIF DAN EXSEKUTIF.
4. Kami mahasiswa Mendukung secara penuh BAWASLU kabupaten Lebong guna menciptakan pemilu damai
5. Kami mahasiswa menolak politik isu sara, ujaran kebencian dan provokatif dan cara cara yang salah demi kemenangan di pilkada kabupaten Lebong.
Mari kita ciptakan pemilu damai dan menolak money politik karena suara kita tidak sebanding dengan apa yang di rasakan 5 (lima tahun) yang akan datang.







