Wartainspirasi.com – Satu bangunan aset Pemerintah Daerah Bengkulu Tengah yang diperuntukkan sebagai Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak Sapi di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa, tampak terbengkalai dan tidak terurus.
Bangunan yang berdiri kokoh di jalan lintas wisata Danau Gedang ini kini memunculkan sorotan tajam dari masyarakat.
Berdasarkan pantauan langsung media ini pada Selasa (13/5), kondisi bangunan sangat memprihatinkan. Ruangan yang sebelumnya difungsikan sebagai kantor kini berantakan dan tidak lagi memadai.
Atap bangunan banyak yang terlepas, dan kayu penyangganya mulai rapuh. Secara kasat mata, bangunan ini dinilai sudah tidak layak huni dan berpotensi menjadi bangunan kosong tak terpakai jika tidak segera ditangani.
Padahal, pembangunan UPTD ini telah menelan anggaran ratusan juta rupiah dari kas daerah. Namun, manfaat yang diharapkan belum sepenuhnya terwujud.
Alih-alih mendukung aktivitas pembibitan secara optimal, bangunan tersebut justru menjadi bahan perbincangan publik karena kondisi fisiknya yang mengenaskan.
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kepada media ini bahwa bangunan tersebut sudah bertahun-tahun terbengkalai tanpa ada tindakan perbaikan dari pemerintah.
“Petugas masih aktif melaksanakan kegiatan pembibitan sapi meski tidak setiap hari. Tapi kondisinya sangat memprihatinkan. Atap banyak yang lepas, kayu penyangga dan pintu sudah nyaris rapuh. Kalau ini terus dibiarkan, bisa-bisa bangunan ini runtuh dan jadi puing,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan aset tersebut. Selain sebagai penunjang aktivitas pembibitan, bangunan itu juga menjadi simbol kehadiran negara dalam mendukung peternakan rakyat di daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya menghubungi dinas terkait guna mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi.
Reporter: Mustika













