Bengkulu Tengah — Objek wisata Danau Gedang yang terletak diwilayah Desa Padang Betuah Kecamatan pondok kelapa kabupaten bengkulu tengah salah satu aset yang menjanjikan Pendapatan Daerah maupun Desa.
Namun sayangnya ojek wisata dengan luas kurang lebih 4.000 m² milik Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah tidak tertata dan dipelihara dengan baik.
Bangunan yang dibangun Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Tengah juga tidak terawat objek wisata ini hampir setiap hari dikunjungi apa lagi dihari libur.
Muhamad Ali Hanapiah warga Desa Padang Betuah saat dikonfrmasi media ini mengatakan tanah yang berbatasan dengan Aset Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah wisata Danau Gedang, Rabu (26/10/22).
Diatas objek wisata Danau Gedang terdapat tanah milik Manpa yang diserahkan kepada saya untuk mengelola lahan seluas kurang lebih 4.000 m², lahan dikelola secara pribadi tidak ada kaitannya dengan Pemeritah.
Termasuk bangunan yang ada diatasnya, seperti warung-warung yang berjualan dikelola warga setempat. Objek wisata ini selalu ramai dikujungi masyarakat apa lagi libur hari besar, kami tidak memungut Retribusi, hanya jasa tempat parkir roda 2 dan 4 dengan nominalnya tidak memberatkan pengunjung.
Sarana parkir serta bangunan yang ada kami bangun sendiri diatas tanah milik kami tidak ada kaitannya dengan pihak lain, ia mengharapkan kepada pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Tengah kiranya dapat diperhatikan objek yang terlantar tersebut.
Semakin ramai banyak pengunjung bila ditata dengan baik tentu objek Wisata Danau Gedang ini tidak akan kalah saing dengan wisata yang lain.
Bukan hanya itu dari pihak Desa pun hendaknya dapat menjadi wacana kedepan untuk menerap pandapat desa setempat,” kata Muhamad Ali Napiah. (Ms)













