Perda Ternak Sudah Ketat, Kerbau Masih Berkeliaran Rusak Tanaman Warga

Wartainspirasi.com — Warga Maje, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, masih terus mengeluhkan adanya hewan ternak yang berkeliaran dan merusak tanaman mereka.

Meskipun Pemerintah Daerah (Pemda) Kaur bersama DPRD Kaur telah sepakat untuk merancang peraturan hewan ternak melalui Peraturan Daerah (Perda), namun masih banyak warga yang tidak patuh akan sanksi yang telah diputuskan.

Perda ternak telah disahkan dan mengatur sanksi bagi ternak yang tertangkap melanggar perda.

Sanksi yang dikenakan adalah Rp 2.500.000 untuk jenis sapi dan kerbau, dan Rp 1.000.000 untuk hewan jenis kambing.

Namun, kenyataannya masih banyak hewan ternak yang berkeliaran dan merusak tanaman warga.

Warga Suka Menanti, Kecamatan Maje, Jahri, sangat geram dengan adanya hewan jenis kerbau yang masih berkeliaran dan merusak tanaman miliknya.

“Bagaimana Perda yang ada di Kaur ini apakah diketahui apa tidak bagi warga yang memiliki ternak, di tempat desa ku ini kerbau masih berkeliaran bahkan berada di pinggiran jalan raya, apalagi sering merusak tanam tumbuh kami di belakang rumah ini,” ujarnya kepada media.

Jahri berharap kepada pihak Satpol PP untuk melakukan razia di arah Desa Suka Menanti, khususnya di Kecamatan Maje, karena masih ada sapi yang berkeliaran dan merusak tanaman jagung milik ketahanan pangan.

“Sebab sapi masih ada yang berkeliaran sempat memakan juga tanaman jagung milik ketahanan pangan di masuki sapi yang tidak tau pemiliknya siapa,” ujarnya.

Warga Maje berharap agar Perda ternak dapat ditegakkan dan sanksi dapat dikenakan kepada pemilik ternak yang tidak bertanggung jawab.

Mereka juga berharap agar pihak terkait dapat melakukan pengawasan dan penindakan terhadap hewan ternak yang berkeliaran.

Pihak terkait, seperti Satpol PP dan Dinas Peternakan, diminta untuk bertindak tegas terhadap hewan ternak yang berkeliaran dan merusak tanaman warga.

Mereka juga diharapkan dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memelihara hewan ternak dengan baik dan tidak membiarkan mereka berkeliaran.

Warga Maje siap melapor kepada pihak terkait jika masih ada hewan ternak yang berkeliaran dan merusak tanaman mereka.

Mereka berharap agar Perda ternak dapat ditegakkan dan sanksi dapat dikenakan kepada pemilik ternak yang tidak bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *