Tanggapi Proyek RS Panekan, Kadinkes Tegaskan: Penambahan Tenaga Harus Diikuti Ketersediaan APD

Wartainspirasi.com, Magetan — Proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Puskesmas Panekan kembali menuai sorotan setelah sebagian pekerja ditemukan tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, Proyek pembangunan Gedung Rumah Sakit Puskesmas Panekan, Kabupaten Magetan dengan nilai kontrak mencapai Rp 13,8 miliar atau lebih tepatnya Rp 13.845.225.700,00 (Tiga Belas Milyar Delapan Ratus Empat Puluh Lima Juta Dua Ratus Dua Puluh Lima Tujuh Ratus Rupiah) diduga hiraukan standart K3 Konstruksi.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Magetan, dr. Rohmat Hidayat, menyampaikan keprihatinannya.

“Saya menyayangkan dan prihatin atas kejadian tersebut, karena keselamatan kerja adalah prioritas utama dalam setiap proyek pembangunan,” tegas dr. Rohmat, pada Selasa (09/09/2025).

Kadinkes menekankan, pihaknya akan memastikan seluruh pekerja yang terlibat dilengkapi dengan APD sesuai standar keselamatan kerja. Selain itu, pengawasan di lapangan juga akan ditingkatkan agar kasus serupa tidak terulang.

Menurutnya, penambahan tenaga kerja di proyek tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pengecoran lantai 3. meski begitu ia menegaskan, setiap penambahan tenaga harus diikuti dengan pemenuhan APD yang memadai.

“Teguran langsung sudah kami sampaikan di lokasi kepada pihak penyedia. Penambahan tenaga kerja harus diikuti dengan penambahan APD. Hal ini akan segera ditindaklanjuti agar keselamatan pekerja tetap terjamin,” kata Kadinkes, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Sementara itu, pihak kontraktor, CV. Sinar Kencana mengonfirmasi keterbatasan jumlah APD yang tersedia di lapangan.

“APD di RAB ada 70, sedangkan jumlah tenaga (pekerja) kita di lapangan ada 150-an,” ujarnya saat dikonfirmasi pada beberapa waktu lalu.

Hal ini membuktikan, bahwa ada ketimpangan antara jumlah APD dan jumlah Tenaga (Pekerja) dilapangan, karena kedua komponen ini saling terkait dan esensial dalam memastikan keselamatan dan efektivitas kerja.

Hingga berita ini ditayangkan, tim awak media wartainspirasi.com akan terus berupaya melakukan konfirmasi ke pihak terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *