Tawas : Proyek UPLAND 2021 Diduga Gagal dan Asal-asalan

Minahasa Selatan – Proyek UPLAND merupakan kegiatan pertanian di dataran tinggi yang komprehensif, mulai dari pengembangan on-farm sampai off-farm yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani dengan tunjuan mengurangi angka kemiskinan masyarakat.

Menekan angka kemiskinan di daerah pedesaan sehingga dapat berkurang dari semula 13.9% menjadi 13% serta Meningkatkan ketahanan pangan sekitar. Memberikan pelatihan dan dukungan teknis untuk 40% petani wanita dan 25% petani usia produktif.

Di Kabupaten Minahasa Selatan program pemerintah pusat dalam hal ini kementrian pertanian telah menyalurkan bantuannya dengan jumlah miliaran rupiah tapi program tersebut di tahun 2021 dinilai gagal oleh tokoh masyarakat.

Hal tersebut menurut Jakly Tawas warga Modoinding kepada wartawan media ini menyampaikan bahwa kegiatan Upland pad tahun 2021 dinilainya gagal karena selain hasil panennya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan ada sejumlah proyek yang dikerjakan terkesan asal-asalan.

Menurutnya bahwa program yang memfokuskan ke tanaman kentan itu tidak berhasil karena pada saat panen rasa banyak kentang yang saat dipanen busuk dan kecil-kecil sehingga tidak ada nilai tambah bagi petani.

Bukan hanya itu saja, bahwa sejumlah proyek yang bersumber dari bantuan Upland dikerjakan asal-asalan padahal anggaranya ratusan juta. Tawas juga mencohkan Embung yang ada di Desa Wulurmaatus, Mokobang dan Pinasungkulan tidak terlihat ada airnya padahal embung tersebut dibuat untuk penyediaan air bagi petani untuk dipakai pada tanaman kentang dan lainnya.

Kepala Dinas Pertanian Minahasa Selatan Feybie Pusung, SPt, MSi melalui Kepala Sexi Pupuk, Pestisida, Alat dan Mesin Pertanian Wanda Langoy, S.Pt, M.Si, mengatakan bahwa embung tersebut nanti digunakan pada saat musim panas.

” Ia memang embung tersebut nanti digunakan pada saat musim panas dan kami juga akan mengecek keberadaan embung-embung tersebut,” ujarnya. (Onal Mamoto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *