Warga Nanjungan Ditemukan Tewas Mengapung Dipinggir Sungai Lematang

Wartainspirasi.com, Lahat — Mayat orang tidak dikenal dengan berjenis kelamin laki-laki ditemukan dipinggir sungai Lematang tepatnya didesa Nanjungan kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat.

Penemuan jasad seorang pria tersebut, dalam keadaan terapung dan terlentang dipinggir sungai Lematang desa Nanjungan kecamatan Merapi Timur Lahat, pada Rabu (6/3/2024) sekira pukul 16.00 WIB.

Mayat laki-laki yang terapung dipinggir Sungai Lematang didesa Nanjungan ini ditemukan oleh warga bernama Mariandi, saat hendak pergi memancing ikan kesungai Lematang. Setiba dilokasi Mariandi terkejut melihat mayat seorang pria yang diduga telah meninggal dunia (MD) dengan posisi terapung.

Lalu, dengan rasa khawatir bercampur takut Mariandi menghubungi kepala desa (Kades) desa Nanjungan Devi untuk memberitahukan perihal penemuan mayat tersebut kepada anggota Polsek Merapi Barat.

Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S.Sinaga SH, SIK, MH melalui Kasi Humas AKP Sugianto disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat AIPTU Liespono SH, usai mendapatkan laporan terkait temuan mayat laki-laki ini, dipimpin Kapolsek Merapi Barat Kompol H. Husen Achmad SH bersama anggota piket dan Camat Merapi Timur Ariya Pulun serta Pemdes Nanjungan mendatang TKP.

“Korban ditemukan dalam keadaan terapung dipinggir air sungai Lematang desa Nanjungan kecamatan Merapi Timur kabupaten Lahat dengan ciri-ciri menggunakan baju kaos oblong warna hitam ada tulisan INSEGURE dan celana Training warna biru lis kuning ada tulisan SMP 1 Merapi Timur,” ujar Liespono, Rabu (06/03/2024).

Dijelaskannya, dari keterangan saksi bernama Mariadi (35) warga desa Nanjungan kecamatan Merapi Timur, belakangan diketahui korban bernama Cik Raiz (65) warga desa Nanjungan kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat.

“Saat ditemukan oleh saksi Mariadi korban yang tidak dikenal itu terapung dipinggir Lematang desa nanjungan kecamatan Merapi Timur kabupaten Lahat dengan kondisi telah membusuk dipinggir sungai dan badannya terapung sudah banyak yang lecet dikarenakan terbawa arus sungai kemungkinan terbentur bebatuan dan kondisi telah meninggal dunia (MD),” ulasnya.

Selanjutnya, sambung Liespono, mayat rencananya akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat dengan menggunakan Ambulance untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

“Sekira pukul 17.15 WIB, sedang dilakukan evakuasi terhadap korban yang dilakukan personil Polsek Merapi Barat bersama Tim Evakuasi dari INAFIS Polres Lahat,” pungkas Liespono. (Din)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *