Kondisi SDN 115 Kaur Memprihatinkan, Kepsek : Tahun 2025 akan di Rehab

Wartainspirasi.com, Kaur – Pendidikan merupakan pilar yang sangat penting, mutu kualitas pendidikan dan kenyamanan belajar untuk terciptanya pendidikan yang bermutu.

Pendidikan Sekolah Dasar salah satu dasar untuk mencerdaskan dan mencetak kehidupan bangsa yang bertaqwa, cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara, terampil, kreatif, berbudi pekerti, dan santun serta mampu menyelesaikan permasalahan dilingkungannya.

Dimana Pendidikan tingkat Sekolah Dasar sebagai pendidikan di tingkat dasar yang dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, sosial dan budaya.

Untuk itu Pemerintah telah berupaya mengucurkan dana yang besar untuk kepentingan sekolah, mulai dari dana kelengkapan dan kebutuhan sesuai dengan tertuang di Dana Biaya Operasional Sekokah (BOS).

Salah-satu Sekolah di Kecamatan Nasal yaitu, SDN 115 Kaur, ruang kelas belajarnya sudah banyak rusak, plafon rontok atapnya berkarat dan kayu sudah ada yang lapuk, membuat anak-anak dan guru merasa tidak nyaman bila berada di dalam kelas, khawatir tertimpa kayu dan plafon.

Hal ini di ceritakan pihak SDN 115, saat itu seorang guru yang sedang mengajar tertimpa puing plafon bagian kepala beruntung hanya luka lecet, dan juga potongan kayu jatuh di ruang kelas pada saat anak-anak sedang belajar tidak mengenai anak murid.

Mantan Kepala SDN 115 mengatakan, saat di menjabat Kepsek beberapa tahun yang lalu pernah mengajukan proposal namun belum dapat jatah perbaikan RKB, yang ada sebuah bangunan MCK dan ruang Kantor para guru,” ujar mantan Kepsek, Zamzami S.Pd.

Menurut Kepala SD Negeri 115, Muji Darinto SPd mengatakan, pihak Dinas terkait sudah melihat secara langsung sekolah ini, dan pihaknya berjanji akan membangun beberapa RKB yang rusak dianggarkan tahun 2025 mendatang.

“Kami berharap sekolah ini tahun depan benar-benar di perbaiki oleh Pemerintah, sebab kondisi fisik bangunan rusak berat, semua RKB akan di perbaiki,” sampai Kepsek Muji.

Dikatakan juga, PSB tahun ini mencapai 32 murid, untuk Guru berjumlah 12 orang, 3 orang Honor, 3 orang P3K dan 6 orang PNS,” pungkasnya.
(MJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *