Wartainspirasi.com – Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Tengah, Fepi Suheri, S.A.P., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Karang Tinggi yang diselenggarakan di Kantor Camat Karang Tinggi pada Selasa (27/01/2036).
Dalam forum tersebut, ia memberikan penekanan khusus terkait optimalisasi penggunaan anggaran di tingkat desa.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Tengah, Tomi Marisi, M.Si. Turut hadir mendampingi Ketua DPRD, anggota DPRD Martoni, Kabid Perencanaan Bappeda Rahmat Hairun Daeng Gassing, Camat Karang Tinggi Fery Aprianto, S.Sos., serta jajaran kepala dinas dan seluruh kepala desa di wilayah Kecamatan Karang Tinggi.
Dalam arahannya, Fepi Suheri menegaskan bahwa pengelolaan Dana Desa harus dilakukan secara akuntabel dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Ia mengingatkan para kepala desa untuk tidak tertinggal dalam memperbarui informasi kebijakan.
“Saya meminta kepada seluruh kepala desa agar pengelolaan Dana Desa benar-benar tepat sasaran. Selalu update informasi terbaru untuk kemajuan desa, serta sampaikan usulan melalui aplikasi yang telah disiapkan oleh Bappeda,” ujar Fepi.
Lebih lanjut, Fepi menekankan agar usulan pembangunan tidak hanya terpaku pada infrastruktur atau fisik semata. Ia mendorong adanya porsi untuk program sosial yang berdampak jangka panjang bagi kualitas hidup warga.
Sektor Kesehatan: Peningkatan layanan dan fasilitas kesehatan desa.
Sektor Pendidikan: Dukungan terhadap akses pendidikan yang lebih baik.
Kapasitas Fiskal: Penyesuaian usulan dengan kondisi keuangan daerah yang ada.
Sebagai bagian dari proses legislasi, Fepi mengingatkan bahwa Musrenbangcam merupakan fondasi utama dalam penyusunan RAPBD Tahun 2027.

Ia juga memberikan tantangan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah untuk lebih agresif dalam mencari sumber pendanaan di luar APBD.
“Seluruh kepala dinas harus bekerja maksimal, aktif menjemput bola dan mengejar bantuan ke pemerintah pusat. Kalau tidak dikejar, bantuan pusat sulit sampai ke daerah,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendukung kemandirian pembangunan.
Acara diakhiri dengan diskusi interaktif, di mana para kepala desa menyampaikan berbagai usulan prioritas yang diharapkan dapat terealisasi pada tahun anggaran mendatang demi kesejahteraan masyarakat Karang Tinggi. (Adv)







