Pewarta Marjhon
Wartainspirasi.com,Kaur – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Kaur menggelar rapat koordinasi dengan Disperindagkop Kaur atas kelangkaan gas elpiji 3 kg bersubsidi. Yang mana kelangkaan gas 3 kilogram belakangan ini menjadi perhatian berbagai kalangan masyarakat dan meskipun ada harga eceran sudah di atas HET, karena harga jual gas 3 kg dimaksudkan sudah dipengecer .
Kepala Disperindagkop dan UKM mengatakan ” kalau kelangkaan Gas Elpiji 3 kg akar permasalahan sesungguhnya faktor dari pada masyarakat itu sendiri.
Yang mana Gas Elpiji 3 kg peruntukannya sangat jelas untuk masyarakat kurang mampu atau dalam kata lain miskin, namun apa yang terjadi dilapangan banyak masyarakat ekonomi nya mampu akan tetapi tetap membeli dan memakai gas 3 kg,” ujar Agusman Efendi Senin 19/10/2020.
Banyak yang kita ketahui di lapangan dan itu sudah menjadi rahasia umum pemanfaat gas 3 Kg banyak yang merupakan dari kalangan ekonomi atas sehingga jatah untuk Gas 3 Kg bersubidi itu Kuotanya tidak mencukupi .
Kami mengharapkan masukan dan pengawasan dari Anggota Dewan dengan melakukan pengecekan dan Investigasi langsung ke lapangan dan ke pangkalan ,bila mana ada pihak pangkalan yang nakal ayo kita sama- sama tindak dan bila perlu di cabut izin nya.
Dan mari kita sama-sama sidak ke kepangkalan gas dengan lebih ketat lagi sehingga dapat mengetahui apakah pangkalan curang dan bermain atau menjual ke warung – warung dengan harga penjualan lebih tinggi dari harga beli masyarakat miskin tutup Agusman Efendi.
Sementara dewan komisi tiga ,menyampaikan kalau hal tersebut perlu di pelajari ,sehingga kebutuhan yang sesungguh nya di perlukan masyarakat ,bila perlu Kouta nya di kaur ini di tambah, dan pihak pangkalan juga di harus kan megutamakan warga Miskin yang mendapatkan gas 3 Kg subsidi tersebut .
Kata Badarudin dari partai Golkar ini.( Marjhon)







