Wartainspirasi.com, Magetan — Komandan Rindam (Danrindam) V Brawijaya, Brigjen TNI Hari Rahardjanto resmi membuka Pendidikan Pertama Tamtama (DIKMATA) Infanteri TNI AD Gelombang III tahun anggaran 2025.
Hal ini ditandai dengan berlangsungnya upacara pembukaan dan penyematan tanda siswa. berlangsung di Lapangan Candradhimuka, Secata Rindam V/Brawijaya, pada Kamis (11/12/2025).
Brigjen TNI Hari Rahardjanto menyampaikan bahwa pendidikan pertama ini merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter dan jati diri seorang prajurit TNI AD.
“Pagi ini kita membuka pendidikan Dikmata Infanteri Angkatan Darat Gelombang III Tahun 2025. Di Secata Rindam V/Brawijaya terdapat 900 orang siswa dari putra-putra terbaik Jawa Timur. Sementara itu, 800 orang menjalani pendidikan di Dodiklatpur Rindam V/Brawijaya, 320 di Dodikjur, dan 320 di Dodik Bela Negara, karena memang keterbatasan fasilitas pendidikan,” ungkap Brigjen TNI Hari Rahardjanto
Ia menegaskan bahwa Dikmata adalah tahapan awal untuk membentuk sikap, mental, disiplin, serta jiwa keprajuritan. Para siswa diminta memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk menempa diri menjadi prajurit yang loyal, militan, dan berpegang teguh pada Sapta Marga.
Menurutnya, penyelenggaraan pendidikan ini merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pembangunan batalyon teritorial.
“Ini dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan pembentukan batalion teritorial pembangunan yang rencananya nanti, tahun 2026 itu kita harus mampu menyediakan prajurit sebanyak untuk 50 batalion infanteri,” jelasnya.
Ia berharap para siswa nantinya menjadi prajurit infanteri yang tangguh, mumpuni, dan mampu mengawaki berbagai alutsista TNI AD, terutama dalam mendukung pembentukan batalyon teritorial pembangunan.
“Ini nanti akan ditempuh selama 2 bulan, setelah itu nanti akan dilanjutkan dengan kejuruan infantri selama 1 bulan,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Dandim 0804/Magetan, Letkol Inf Hasan Dasuki, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Dikmata Gelombang III ini.
“Kami sangat mendukung pelaksanaan Dikmata sebagai bagian dari proses regenerasi prajurit TNI AD. Semoga seluruh siswa dapat mengikuti pendidikan dengan semangat, disiplin, dan penuh tanggung jawab,” tutup Letkol Hasan Dasuki.







