Wartainspirasi.com — Kondisi jalan lintas yang menghubungkan Desa Pagar Dewa dan Desa Kembang Ayun, Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, kini menuai perhatian publik.
Akses jalan yang merupakan urat nadi perekonomian warga setempat tersebut berada dalam kondisi sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan para pengguna jalan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Senin (3/8/2026), teridentifikasi sedikitnya ada dua titik kerusakan parah.
Kerusakan ini secara signifikan merintangi serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Kondisi jalan tergolong lumayan ironis karena kerusakan parah tersebut justru berada tepat di area tanjakan.
Lapisan aspal tampak sudah terkelupas total hingga menyisakan hamparan batu kerikil yang berserakan.
Tak hanya itu, saluran air (siring) di sisi jalan juga sudah tidak berfungsi lagi dengan baik.
Kombinasi jalan rusak, tanjakan, dan kerikil licin ini dinilai sangat membahayakan keselamatan pengendara, terlebih saat melintas di malam hari akibat keterbatasan jarak pandang.
“Akses jalan ini merupakan fasilitas vital. Bukan hanya bagi warga Desa Kembang Ayun dan Pagar Dewa, tetapi juga untuk masyarakat luas,” tegas Kepala Desa Kembang Ayun, Listimewa (yang akrab disapa Muklis), Senin (3/8/2026).
Muklis membenarkan bahwa kondisi jalan lintas tersebut makin hari makin memburuk. Ia menyebutkan, keberadaan tanjakan yang rusak berat sangat rentan memicu kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
Risiko lebih besar mengintai kendaraan angkutan, seperti truk pengangkut buah kelapa sawit yang membawa muatan berat dengan tonase kurang stabil.
Menyikapi permasalahan ini, Kades Muklis mendesak pihak serta instansi terkait untuk segera mengambil langkah konkret guna membenahi jalan lintas Pagar Dewa–Kembang Ayun.
“Kami sangat berharap ada tindakan tegas dan cepat dari pihak terkait. Setidaknya dilakukan tambal sulam terlebih dahulu pada titik-titik yang rawan, sebelum timbul korban jiwa,” ujarnya.
Sembari menunggu penanganan dari pemerintah atau dinas terkait, Muklis mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap waspada:
Pengendara diminta menurunkan laju kendaraan, terutama saat mendekati area tanjakan dan jalan berkerikil.
Pengusaha dan sopir truk angkutan sawit diharapkan dapat mengurangi bobot muatan agar kendaraannya tetap stabil saat melintasi tanjakan rusak tersebut.
Warga berharap respon cepat dari pihak berwenang sebelum jalan sentral ekonomi ini terputus total atau menelan korban kecelakaan.







