Kopda Idham Sosialisasikan Cara Pembuatan Disinfektan Alami ke Mahasiswa KKN Unsri

Wartainspirasi.com, MUARA ENIM – Babinsa Koramil 404-01 Gelumbang Kopda Idham bersama petugas UPTD Kesehatan puskesmas Kelekar sosialisasikan cara pembuatan Disikfetan berbahan alami serta Prokes COVID-19 kepada masyarakat dan mahasiswa KKN di Desa Tanjung Madang, Kecamatan Kelekar, Kabupaten Muara Enim. Senin, (18/1/2021).

Terpantau, kegiatan tersebut di laksanakan di balai kantor desa Tanjung Madang hadir secara langsung Kepala Desa Tanjung Madang Ujang Sodikin, Babinsa Koramil 404-01 Gelumbang Kopda Idham, UPTD Kesehatan Kelekar Mira Prama Am.Kep, Roziji S.kep, Ketua BPD Arpan, Mahasiswa KKN Unsri, serta Toko masyarakat dan Ketua karang Taruna Desa Tanjung Madang.

Kepala Desa Tanjung Madang Ujang Sodikin dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi dan menyambut baik adanya kegiatan sosialisasi cara pembuatan Disikfetan alami dan Prokes COVID-19 didesanya.

yang dilakukannya oleh Koramil 404-01 Gelumbang bersama petugas UPTD Kesehatan Kelekar bersama masyarakatnya di desa Tanjung Madang dan kepada Mahasiswa KKN Unsri dalam rangka mengantisipasi pencegahan penyebaran COVID-19 di Desa Tanjung Madang.

Lanjut, Ia menambahkan meminta kepada masyarakat di desa Tanjung Madang dan kepada Mahasiswa KKN Unsri agar dapat menerapkan dan mengimplementasi pembuatan Disikfetan berbahan alami tersebut di desanya untuk mencegah penyebaran COVID-19 di Desa Tanjung Madang.

” ya selama ini kan, yang kita tahu Disikfetan itu hanya bisa di beli saja, namun ternyata juga, bisa dibuat dengan cara berbahan alami yang ramah lingkungan, serta lebih ekonomis,

Mudah mudahan Ilmu yang kita dapat kita hari ini dapat kita terapkan bersama dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 di Desa Tanjung Madang ini,” Tandas Ujang Sodikin.

Sementara itu Danramil 404-01 Gelumbang Kapten Arh Mardin SE melalui Babinsa Kopda Idham menjelaskan, pembuatan Disikfetan berbahan alami tersebut berasal dedaunan alami yang mudah di dapat oleh masyarakat dengan cara di rebus dengan air sampai mendidih lalu di tiriskan.

Ia menambahkan, bahan pembuatan Disikfetan alami tersebut berasal dari daun Sirih dan daun jeruk nipis yang di rebus dengan air mendidih secukupnya lalu ditiriskan, untuk di jadikan Handsinitizeer maupun untuk Disikfetan dalam jumlahnya yang banyak untuk di semprot kan kepada rumah rumah.

” Ya mudah mudahan dengan adanya ilmu pengetahuan yang kami berikan ini, masyarakat di desa Tanjung Madang dapat mengimplementasinya, dalam rangka mencegah penyebaran rantai penyebaran COVID-19 Desa Tanjung Madang ”

” saya juga menghimbau, Kepada masyarakat Desa Tanjung Madang ini, juga agar tidak lupa untuk selalu taat prokes COVID-19 3M (Masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak) dalam kehidupan sehari-hari agar dapat terhindar dalam penyebaran COVID-19 yang masih mewabah saat ini, ” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *